Site icon Go Bekasi

Bang HK Anak Bekasi

Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara

Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara

Bang HK atau Bang Heri Koswara menurut saya adalah orang yang paling layak jadi calon wali kota Bekasi.Selain berpengalaman 6 tahun di legislatif beliau adalah putra asli Bekasi yang tentunya sudah sangat faham permasalahan yang ada di kota Bekasi.

Dan ternyata bukan itu saja yang membuat beliau pantas sebagai walikota Bekasi. Sebagai putra asli Bekasi asli beliau mempunyai silsilah yang sangat jelas sebagai keturunan para alim ulama yang memang menjadi panutan di wilayah kota Bekasi bahkan nasional.

Buyut beliau kong Haji Nasimun bin Derasip adalah keturunan Syeh Muhidin salah satu tokoh ulama yang menyebarkan Islam di wilayah Bekasi.Bang HK adalah keturunan dari Haji Shidiq bin Haji Mujtaba bin kong Nasimun. Makam Syeh Muhidin sendiri berada di wilayah tidak jauh dari Pondok Pesantren YAPIDH (Yayasan Perguruan Islam Darul Hikmah) yang di dirikan oleh KH Mohammad Shidiq ayahanda bang HK.Tepatnya bersebelahan dengan lapangan bola Imola yang kalau dari arah barat sekitar 100 m di atas komplek Purigading.

Syeh Muhidin kalo ditarik dari silsilah sejarahnya beliau masih ada keturunan Syeh Jakfar Shidiq atau Syeh Maulan Malik Ibrahim dari Syeh Muhidin bin Muhammad Alwi bin Syeh Muhammad Jamaksari bin kiai Basri Tubagus Ahmad bin Hasan Sadeli bin Tubagus Umar bin kiai Tubagus Sholihin bin Syeh Ahmad bin Syeh Syihab Dzafar Shodiq bin Maulan Malik Ibrahim.

Sekitar tahun 80an penulis mengalami benar YAPIDH yang masih menjadi sekolah madrasah adalah salah satu central tempat anak -anak pribumi sekitar bahkan dari Kampung Sawah dan Pondok Melati mengenyam pendidikan agama Islam dan kala itu kampung Pedurenan memang sudah terkenal dengan sebutan kampung santrinya.

Banyak anak -anak pribumi yang mengenyam pendidikan agama diluar daerah ketika pulang mendirikan madrasah dan pesantren salah satunya adalah almarhum baba haji Shidiq yang mendirikan madrasah disekitar pinggiran Rawa budug.Rawa yang kalau musim penghujan tempat berenang tapi kalau musim kemarau menjadi lapangan atau tempat bermain bola anak-anak sekitar.

Pedurenan sebuah kampung yang penuh dengan ruh sejarah perjuangan selain adanya Syeh Muhidin sekitar tahun 1855 kong Haji dehir salah satu tokoh pejuang yang asli kampung tersebut yang makamnya juga tak jauh sebelah timur dari YAPIDH pada masa itu sudah menggelorakan semangat perjuangan melawan penjajah bahkan sebelum adanya kiai Nur Ali sang Singa Bekasi yang sangat melegenda tersebut.

Perjuangan Kong Dehir diteruskan oleh keponakan beliau Tabrani Kaseer yang makamnya ada di jalan penghulu sekitaran Pondok gede yang ternyata beliau juga asli orang kampung Pedurenan.Tabrani kaseer adalah asisten wedana atau setingkat Camat dari daerah kekuasaan Mester Cornellis ( Pemerintahan Belanda) yang memberontak pada pimpinannya yang bersikap sewenang -wenang pada masyarakat pribumi.

Jadi kalau bang HK menjadi walikota Bekasi beliau memang pantas karena darah para pejuang mengalir dalam aliran darahnya. Pedurenan adalah kampung santri dan kampung para pejuang dan sudah sepantasnya kalau bang HK melanjutan perjuangan para leluhurnya yang dulu melawan penjajahan Belanda kini Bang HK sudah saatnya berjuang untuk memajukan kota kelahiranya sebagai walikota Bekasi.

Penulis :Bang ILok, Ketua Yayasan Kebudayaan Orang Bekasi(KOASI)

Exit mobile version