Bekasi  

1.242 Gempa Mengguncang Sepanjang 2025, Jawa Barat di Bawah Getar Bumi

Bekasi - Ilustrasi Gempa Bumi
Ilustrasi Gempa Bumi

Jawa Barat – Tanah Jawa Barat nyaris tak benar-benar diam sepanjang 2025. Sebanyak 1.242 gempa bumi tercatat mengguncang provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia itu, menurut catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Getaran datang silih berganti—sebagian nyaris tak terasa, sebagian lain cukup kuat hingga membuat warga berhamburan keluar rumah.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, menyebut mayoritas gempa terjadi pada kedalaman dangkal. Dari keseluruhan kejadian, 1.092 gempa memiliki hiposentrum dangkal, 149 gempa berada pada kedalaman menengah, dan hanya satu gempa yang tergolong gempa dalam.

Kedalaman hiposentrum gempa berkisar antara 1 kilometer hingga 351 kilometer di bawah permukaan bumi.

“Gempa dangkal memang lebih sering dirasakan masyarakat karena sumbernya dekat dengan permukaan,” kata Teguh.

Dari sisi kekuatan, magnitudo gempa sepanjang tahun itu relatif kecil hingga menengah. Magnitudo terbesar tercatat 5,3, sementara yang terkecil mencapai 1,0. Meski tidak ada gempa besar yang memicu tsunami, frekuensi gempa yang tinggi menunjukkan aktivitas seismik Jawa Barat tetap intens.

Laut Selatan Jawa, Episentrum yang Tak Pernah Sepi

Jika ditarik garis di peta, sebagian besar pusat gempa berada di laut selatan Jawa. BMKG mencatat 629 gempa berpusat di wilayah tersebut. Sementara itu, 610 gempa lainnya terjadi di daratan, dan hanya tiga gempa yang berpusat di laut utara Jawa.

Zona selatan Jawa memang dikenal sebagai wilayah rawan gempa. Di kawasan ini, Lempeng Indo-Australia terus menunjam ke bawah Lempeng Eurasia, membentuk zona subduksi aktif yang memanjang dari barat hingga timur Pulau Jawa. Energi yang terkumpul di zona ini dilepaskan secara berkala dalam bentuk gempa bumi.

Namun, gempa tak hanya datang dari laut. Sejumlah sesar aktif di daratan Jawa Barat, seperti Sesar Lembang, Cimandiri, dan Baribis, juga berkontribusi pada aktivitas kegempaan—terutama gempa dangkal yang getarannya terasa lebih kuat.

117 Gempa Terasa, Bekasi dan Sekitarnya Diguncang

Dari ribuan gempa itu, 117 kejadian dilaporkan dirasakan masyarakat. Salah satu yang paling signifikan terjadi pada 20 Agustus 2025 pukul 19.54.55 WIB. Gempa berkekuatan magnitudo 4,7 tersebut berpusat di 19 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, pada kedalaman 10 kilometer.

Getarannya merambat luas. Di Bekasi, intensitas mencapai III–IV MMI—getaran terasa jelas di dalam rumah, jendela berderit, dan beberapa benda pecah. Di Purwakarta, Cikarang, dan Depok, intensitas berada di III MMI. Bahkan Bandung, Jakarta, hingga Tangerang Selatan turut merasakan guncangan ringan hingga sedang.

“Rasanya seperti ada truk besar lewat,” ujar beberapa warga Bekasi, menggambarkan getaran yang terjadi pada malam hari itu.

Kerusakan Nyata di Karawang

Meski tak menelan korban jiwa, gempa tersebut meninggalkan dampak fisik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang melaporkan 70 bangunan mengalami kerusakan. Rinciannya, 36 rumah rusak ringan, 29 rumah rusak sedang, serta lima fasilitas umum terdampak.

Kerusakan ini kembali menegaskan satu persoalan klasik di wilayah rawan gempa: kerentanan bangunan, terutama rumah warga yang belum sepenuhnya menerapkan standar konstruksi tahan gempa.

Antara Kewaspadaan dan Ketenangan

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami retak atau kerusakan hingga dinyatakan aman.

Di balik angka-angka statistik itu, gempa-gempa 2025 menjadi pengingat bahwa Jawa Barat hidup berdampingan dengan ancaman seismik. Bukan soal kapan gempa akan terjadi, melainkan seberapa siap masyarakat dan pemerintah mengurangi risikonya—dari tata ruang, kualitas bangunan, hingga literasi kebencanaan.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Sufi P.A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *