Kota Bekasi — PT Jasa Marga mencatat pergerakan kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 telah mendekati puncaknya. Dari total prediksi 2,9 juta kendaraan keluar Jakarta, realisasi hingga saat ini sudah mencapai 2,4 juta kendaraan atau sekitar 85 persen.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan Wakil Kepala Kepolisian RI di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jatiasih.
“Dominasi arus keluar masih mengarah ke Timur dengan porsi 47 persen. Dari angka itu, 51 persennya menuju Trans Jawa dan 48 persen ke arah Bandung,” ujar Rivan.
Selain ke arah Timur, pergerakan kendaraan juga terpantau menuju wilayah Barat dan Selatan. Arus ke Cikupa tercatat sebesar 28,8 persen, sementara ke Bogor mencapai 23,7 persen.
Secara total, volume arus keluar meningkat 3,1 persen dibandingkan periode Nataru 2024.
Namun, khusus ke arah Cikupa justru mengalami penurunan sebesar 1,7 persen.
Rivan menjelaskan, lonjakan arus kendaraan tertinggi selama Nataru terjadi pada 20 dan 24 Desember 2025.
“Puncaknya pada 24 Desember, dengan volume kendaraan keluar Jakarta menembus lebih dari 200 ribu kendaraan,” katanya.
Sementara itu, arus kendaraan yang kembali masuk ke Jakarta juga terus meningkat. Hingga pagi hari ini, tercatat 2,3 juta kendaraan telah memasuki Jakarta dari prediksi total 2,8 juta kendaraan.
“Arus masuk didominasi dari Timur sebesar 44 persen dan Barat 30 persen. Dari arah Timur, paling banyak berasal dari Bandung, mencapai 53 persen,” ungkap Rivan.
Meski demikian, Jasa Marga memperkirakan masih ada sekitar 46 persen kendaraan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur yang belum kembali ke Jakarta. Kondisi ini diprediksi akan memicu kepadatan lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama pada 4 Januari 2026.
“Prediksi kami, puncak arus balik akan terjadi pada 4 Januari dengan volume mencapai sekitar 196 ribu kendaraan. Kami berharap kepadatan bisa terurai lebih awal pada 3 Januari,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan, Jasa Marga mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan waktu kepulangan lebih awal.
“Jika ingin perjalanan lebih nyaman, masyarakat bisa kembali ke Jakarta pada 2 atau 3 Januari, karena pada 4 Januari kepadatan dipastikan cukup tinggi,” kata Rivan.
Jasa Marga memastikan koordinasi dengan Kepolisian terus dilakukan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode arus balik Nataru.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Septian)












