Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi terus mematangkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV.
Di tengah persiapan itu, pembangunan lapangan voli pasir di Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, menjadi salah satu penanda arah kebijakan: olahraga tidak hanya untuk kompetisi, tetapi juga ruang hidup warga.
Rabu (7/1/2026), Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung progres pembangunan lapangan voli pasir yang berlokasi di Stadion Mini Bantargebang. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porprov mendatang.
Tri didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi Arwani, Camat Bantargebang, lurah setempat, serta Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan H. Anton.
Kehadiran lintas unsur itu menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar agenda olahraga, tetapi juga proyek kebanggaan daerah yang menyentuh aspek politik, tata kota, dan pelayanan publik.
Olahraga dan Janji Sport City
Dalam keterangannya, Tri Adhianto menyebut pembangunan lapangan voli pasir sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi menuju sport city—sebuah konsep kota yang menjadikan olahraga sebagai elemen penting pembangunan manusia.
“Pembangunan lapangan voli pasir ini menjadi bagian dari persiapan kita menyambut Porprov Jabar XV. Kita ingin atlet memiliki fasilitas yang representatif sekaligus bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Tri.
Pernyataan itu menyiratkan dua target sekaligus. Pertama, kesiapan teknis sebagai tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi. Kedua, pemanfaatan jangka panjang fasilitas agar tidak berakhir sebagai venue musiman yang sepi selepas event.
Pengalaman banyak daerah menunjukkan, fasilitas olahraga kerap megah saat peresmian, tetapi kehilangan fungsi setelah perhelatan usai. Bekasi berupaya menghindari jebakan itu dengan menempatkan lapangan voli pasir di kawasan yang sudah hidup sebagai ruang publik.
Bantargebang, Lebih dari Sekadar TPA
Pemilihan Bantargebang sebagai lokasi venue voli pasir menyimpan simbol tersendiri. Kawasan ini selama puluhan tahun lebih dikenal sebagai lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA), wajah lain kota yang sarat persoalan lingkungan.
Kini, melalui Stadion Mini Bantargebang, pemerintah kota mencoba menghadirkan narasi berbeda: Bantargebang sebagai ruang olahraga dan rekreasi warga.
Selama ini, kawasan stadion mini telah menjadi pusat aktivitas masyarakat. Setiap tahun digelar Pekan Olahraga Cikiwul, sementara fasilitas pendukung seperti polder air, taman bermain, dan jogging track telah lebih dulu tersedia.
Lapangan voli pasir diharapkan memperkuat fungsi kawasan tersebut sebagai simpul interaksi sosial—bukan hanya bagi atlet Porprov, tetapi juga bagi warga sekitar yang membutuhkan ruang sehat dan terbuka.
Porprov dan Ujian Kesiapan Kota
Porprov Jawa Barat XV menjadi ujian kesiapan Bekasi dalam banyak aspek: infrastruktur, manajemen event, transportasi, hingga pelayanan publik. Venue olahraga hanyalah satu bagian dari rangkaian panjang persiapan.
Namun, keberadaan fasilitas yang memadai menjadi syarat mutlak. Cabang olahraga voli pasir membutuhkan standar tertentu—dari kualitas pasir, drainase, hingga tata letak arena.
Peninjauan langsung wali kota menjadi sinyal bahwa pemerintah kota ingin memastikan venue tidak sekadar selesai dibangun, tetapi layak dipertandingkan.
Lapangan voli pasir di Bantargebang direncanakan menjadi venue resmi pertandingan voli pasir Porprov Jabar XV, sekaligus fasilitas latihan atlet dan ruang olahraga warga setelah ajang usai.
Antara Prestasi dan Warisan
Bagi Pemerintah Kota Bekasi, Porprov bukan hanya soal target medali. Ada harapan lebih besar: warisan fasilitas yang mampu mendorong prestasi atlet lokal dan membangun budaya hidup sehat.
Pembangunan lapangan voli pasir menjadi contoh bagaimana sebuah event olahraga dapat digunakan sebagai momentum memperbaiki kualitas ruang kota.
Namun, warisan itu baru bermakna jika dikelola secara berkelanjutan—dirawat, diakses publik, dan terintegrasi dengan pembinaan olahraga usia dini.
Bekasi sedang membangun panggung Porprov. Pertanyaannya, setelah sorak-sorai usai dan medali dibagikan, apakah fasilitas ini tetap hidup bersama warganya? Di situlah ukuran sesungguhnya dari klaim sport city akan diuji.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Zachra Mutiara Medina)












