Kabupaten Bekasi – Proyek kota mandiri Meikarta di Koridor Timur Jakarta menunjukkan perkembangan bertahap sepanjang 2025. Setelah melalui periode pembangunan yang panjang, kawasan tersebut mulai dihuni secara lebih masif dan memperlihatkan tanda-tanda kehidupan kota.
PT Mahkota Sentosa Utama (MSU), pengembang Meikarta, melaporkan proses serah terima unit apartemen sepanjang 2025 berjalan konsisten sesuai jadwal. Target serah terima pada tahun itu disebut terealisasi dengan tingkat keberhasilan signifikan.
Hingga awal 2026, lebih dari 3.600 unit apartemen telah ditempati, sementara total unit yang selesai dibangun mencapai 16.500. Penambahan ini menjadi indikator bahwa kawasan memasuki fase operasional dengan aktivitas harian yang stabil.
“Kami berkomitmen membangun kawasan yang berfungsi, hidup, dan memberikan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan,” ujar Presiden Direktur PT MSU, Indra Azwar, Selasa (17/1/2026).
Kawasan Mulai Berdenyut
Meningkatnya jumlah penghuni berdampak langsung terhadap ritme kawasan. Sejumlah fasilitas komersial dan gaya hidup mulai beroperasi, mulai dari klinik, bank, gerai ritel, hingga tempat makan dan pusat hiburan. Berdasarkan informasi pengembang, fasilitas yang telah hadir antara lain Klinik Siloam, Cinnepolis, Maxx Coffee, ChaTime, Solaria, berbagai minimarket, serta layanan perbankan.
Di tingkat kawasan kota, penghuni juga mengakses fasilitas sekitarnya seperti Lippo Mall Cikarang, rumah sakit, SPBU, hingga waterpark. Moda transportasi internal seperti shuttle bus dan AO Transport sudah beroperasi melayani penghuni.
Magnet Kegiatan Publik
Salah satu daya tarik kawasan adalah Central Park Meikarta yang disebut mencapai 105 hektare dengan danau 25 hektare. Area ini mulai dimanfaatkan untuk agenda publik berskala besar, mulai dari festival musik, kegiatan komunitas, hingga gelaran budaya. Kehadiran acara tersebut menambah arus pengunjung ke kawasan, memperluas interaksi antara penghuni dan pelaku usaha.
Efek ke Penghuni, Investor, hingga Pelaku Usaha
Serah terima unit yang berkelanjutan dinilai memberi kepastian bagi pembeli end-user. Bertambahnya penghuni membuat ruang publik, area komersial, dan fasilitas gaya hidup terpakai secara lebih optimal. Aktivitas yang muncul menumbuhkan rasa aman dan komunitas sosial yang semakin solid.
Dari sisi investasi, tingkat hunian yang meningkat memperkuat fundamental kawasan. Konsistensi serah terima unit dianggap menjadi indikator penting bagi investor mengenai keberlanjutan proyek dan potensi kenaikan nilai properti dalam jangka menengah–panjang.
Pelaku usaha juga merasakan imbasnya. Bertambahnya penghuni menciptakan pasar internal yang lebih stabil dan terukur. Dengan dukungan arus pengunjung dari kegiatan publik, ekosistem bisnis di kawasan perlahan terbentuk melalui restoran, kafe, pusat hiburan, hingga layanan kebutuhan harian.
Indra menyebut pengembang berencana melanjutkan pembangunan pada fase berikutnya sejalan visi Meikarta sebagai kota mandiri yang hidup dan matang. “Kami akan terus memperkuat posisi Meikarta sebagai kawasan yang dapat memberikan kenyamanan tinggal, prospek nilai, dan peluang usaha,” ujarnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Zachra Mutiara Medina)













