Bekasi  

Kekurangan 13 Ribu PJU, Banyak Ruas Jalan di Kabupaten Bekasi Masih Gelap

Pengendara melintasi Jalan Inspeksi Kalimalang seksi Tegal Danas-Tegal Gede di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi yang telah difasilitasi lampu penerangan jalan umum dekoratif.
Pengendara melintasi Jalan Inspeksi Kalimalang seksi Tegal Danas-Tegal Gede di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi yang telah difasilitasi lampu penerangan jalan umum dekoratif.

Kabupaten Bekasi – Minimnya penerangan jalan umum (PJU) masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Bekasi. Kekurangan sekitar 13 ribu titik PJU, ditambah maraknya pencurian komponen listrik, membuat banyak ruas jalan kerap gelap dan meningkatkan risiko kecelakaan serta tindak kriminal, terutama pada malam hari.

Keluhan tersebut dirasakan warga Tambun Utara. Imam, 34 tahun, mengatakan lampu jalan di kawasan Jejalen Jaya sering padam meski sudah berulang kali dilaporkan ke pihak terkait. Kondisi itu, menurut dia, membahayakan pengguna jalan dan menimbulkan rasa tidak aman bagi warga.

“Kalau sendiri dan lampu lagi gelap harus ada yang dampingi. Takut kenapa-kenapa, enggak ada yang tahu,” kata Imam, Kamis (5/2/2026).

Keluhan serupa disampaikan Andri, 39 tahun, warga Cikarang, yang kerap melintas di jalur Pantura. Ia menyebut padamnya PJU di kawasan tersebut sangat berisiko mengingat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.

“Itu jalur kencang. Kalau lampu mati jelas berbahaya, apalagi malam hari,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, membenarkan pihaknya rutin menerima laporan PJU padam dan langsung melakukan penanganan di lapangan. Namun, pencurian kabel listrik masih menjadi kendala utama dalam menjaga penerangan jalan tetap berfungsi.

“Di Pantura pernah kabel sepanjang sekitar 350 meter dicuri. Setelah diperbaiki, keesokan harinya dicuri lagi,” kata Agus.

Berdasarkan kajian Dinas Perhubungan, dengan total panjang jalan hampir 947 kilometer, Kabupaten Bekasi idealnya memiliki 23.673 titik PJU. Saat ini, jumlah PJU yang terpasang baru sekitar 9.905 titik, sehingga kebutuhan penerangan jalan masih jauh dari ideal.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, kata Agus, terus melakukan pengadaan PJU secara bertahap. Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagai solusi jangka panjang. Namun, pelaksanaan skema tersebut masih membutuhkan waktu karena harus melalui sejumlah tahapan kajian.

“Secara tahapan sebenarnya sudah masuk kajian teknis. Dari Bappenas meminta kesiapan pemerintah daerah, tapi sepertinya masih perlu waktu. Saat ini pengadaan PJU masih dilakukan seperti biasa,” ujar Agus.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Zachra Mutiara Medina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *