Kabupaten Bekasi – Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi menyiapkan manajemen teknis lalu lintas pasca-relokasi pasar tumpah di Jalan RE Martadinata dan Jalan Kapten Sumantri, kawasan Sentra Grosir Cikarang (SGC).
Langkah ini ditempuh untuk mengembalikan fungsi badan jalan yang selama ini tergerus aktivitas niaga sekaligus mengurai kemacetan di salah satu simpul terpadat Cikarang.
Pelaksana Tugas Kepala Dishub Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, menyebut relokasi pedagang sebagai prasyarat penting untuk menata arus kendaraan.
“Tujuannya mengoptimalkan kembali fungsi jalan dan memperlancar arus lalu lintas,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).
Rekayasa, PJU, dan Parkir
Skema yang disiapkan mencakup rekayasa lalu lintas, perbaikan penerangan jalan umum (PJU), hingga penataan parkir. Dishub telah memasang pembatas jalan di sekitar area relokasi dan akan melanjutkan penataan menyeluruh pada koridor terdampak.
Perbaikan PJU menjadi prioritas berikutnya. Sejumlah unit disebut memerlukan penggantian suku cadang; proses pengadaan tengah berjalan agar penerangan kembali memadai dan mendukung keselamatan malam hari.
Untuk parkir, sementara ini satu lajur jalan masih dimanfaatkan. Ke depan, pengaturan akan diarahkan naik ke trotoar dengan tetap menyediakan ruang aman bagi pejalan kaki. Skema ini dimaksudkan sebagai solusi transisi sambil menata kawasan agar lebih tertib.
Fokus Koridor Kapten Sumantri
Penataan wajah Cikarang, terutama koridor Jalan Kapten Sumantri, menjadi atensi pemerintah daerah. Instruksi percepatan datang dari Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, yang meminta sinergi lintas dinas.
Dinas Bina Marga akan menangani aspek fisik jalan—perbaikan dan perawatan infrastruktur—sementara Dishub mengawal implementasi rekayasa lalu lintas.
Pemerintah berharap dua lajur yang sebelumnya terhambat aktivitas perdagangan dapat kembali berfungsi penuh, sehingga mobilitas warga—baik pengendara roda dua maupun roda empat—lebih aman dan lancar.
Relokasi pasar tumpah dan penataan teknis ini menjadi ujian konsistensi pemerintah daerah: mengembalikan ruang jalan pada fungsinya tanpa mengabaikan kebutuhan ekonomi warga, sekaligus memastikan ketertiban yang berkelanjutan di jantung Cikarang.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Adinda Fitria Yasmin)













