Bekasi  

Lahan Kosong di Setia Mekar Berubah Jadi Tempat Sampah Liar, Warga Resah Bau dan Pembakaran Sembarangan

Kabupaten Bekasi - Sebidang lahan yang sebelumnya hijau dipenuhi rerumputan di Kampung Bulu, Desa Setia Mekar, Tambun Selatan, berubah menjadi tempat sampah liar. Foto: Gobekasi.id.
Sebidang lahan yang sebelumnya hijau dipenuhi rerumputan di Kampung Bulu, Desa Setia Mekar, Tambun Selatan, berubah menjadi tempat sampah liar. Foto: Gobekasi.id.

Kabupaten Bekasi – Sebidang lahan yang sebelumnya hijau dipenuhi rerumputan di Desa Setia Mekar, tepatnya di Kampung Bulur dekat pintu masuk Stadion Mini Setia Mekar, kini berubah fungsi menjadi lokasi penampungan sampah liar.

Pantauan di lokasi menunjukkan tumpukan sampah rumah tangga menggunung di atas lahan terbuka tersebut. Bau menyengat tercium hingga ke jalan raya, bahkan kerap diperparah dengan praktik pembakaran sampah secara sembarangan.

Padahal, di sekitar lokasi terdapat permukiman warga yang cukup padat. Anak-anak bermain tidak jauh dari titik pembuangan. Sebuah masjid juga berdiri di sekitar area tersebut. Ironisnya, lokasi ini berada dekat Stadion Mini Setia Mekar yang kerap digunakan untuk kegiatan olahraga, termasuk pertandingan sepak bola antarwilayah Bekasi.

“Awalnya itu tanah kosong, hijau, cuma rumput-rumputan. Tiba-tiba jadi tempat buang sampah warga. Baunya menyengat, dan sering dibakar sembarangan,” ujar seorang warga yan enggan disebutkan identitasnya kepada Gobekasi.id, Selasa (17/2/2026).

Ia mengaku bukan warga setempat, namun merasa prihatin setiap kali melintas usai kegiatan touring motor.

“Sedih dan geram banget lihatnya. Apalagi di situ banyak anak kecil dan dekat masjid,” katanya lagi.

Berlangsung Lama, Belum Ada Penanganan

Menurut informasi yang dihimpun, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan serius. Warga menduga belum adanya pengawasan rutin serta minimnya kesadaran sebagian masyarakat menjadi penyebab utama munculnya tempat pembuangan liar tersebut.

Upaya penyampaian keluhan juga disebut sudah pernah dilakukan melalui pesan langsung kepada Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono. Namun laporan tersebut disebut diarahkan ke Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengingat wilayah Tambun masuk dalam administrasi kabupaten.

Sebagaimana diketahui, wilayah Tambun Selatan berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Sementara itu, jabatan Bupati Bekasi saat ini diisi oleh pejabat pelaksana tugas menyusul kasus hukum yang menjerat mantan kepala daerah sebelumnya.

Ancaman Kesehatan dan Lingkungan

Praktik pembakaran sampah terbuka berpotensi menimbulkan polusi udara berbahaya. Asap hasil pembakaran sampah rumah tangga dapat mengandung zat beracun yang berdampak pada kesehatan, terutama anak-anak dan lansia.

Selain itu, keberadaan tempat pembuangan liar juga berisiko mencemari tanah dan saluran air di sekitarnya apabila tidak dikelola dengan baik.

Warga berharap pemerintah desa hingga kabupaten segera turun tangan melakukan pembersihan serta memasang larangan tegas agar lahan tersebut tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah liar.

Masyarakat juga mendorong adanya solusi jangka panjang, seperti penyediaan tempat pembuangan sementara (TPS) resmi serta peningkatan edukasi pengelolaan sampah rumah tangga di tingkat RT/RW.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Syafira Y.M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *