Bekasi  

Halte Transjakarta Komsen Jatiasih Direncanakan Dibangun, Dishub Kota Bekasi Gandeng CSR

Kota Bekasi - Bus Stup Transjakarta Komsen Jatiasih tanpa Halte. Foto: Ist
Bus Stup Transjakarta Komsen Jatiasih tanpa Halte. Foto: Ist

Kota Bekasi — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi merencanakan pembangunan halte permanen untuk layanan Transjakarta di Komsen Jatiasih, Kota Bekasi. Namun, dari sisi penganggaran, proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bekasi, Soenaryo Utomo, mengatakan aspirasi warga menjadi perhatian utama, terutama setelah tingginya lonjakan penumpang di titik tersebut.

“Tentu atensi dari warga masyarakat itu akan kita perhatikan. Dari sisi anggaran masih dalam perencanaan untuk pembangunan haltenya,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

Skema CSR Jadi Alternatif

Untuk mempercepat realisasi, Dishub tidak ingin sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah daerah menggandeng pihak swasta melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Alhamdulillah kita sudah mendapatkan pihak swasta yang akan melakukan CSR atau pemberian bantuan untuk dibangunkan halte di tempat tersebut,” kata Soenaryo.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan fiskal sekaligus menjawab kebutuhan mendesak masyarakat akan fasilitas transportasi yang layak.

Antusiasme Tinggi, Fasilitas Minim

Pemberhentian Transjakarta di Komsen Jatiasih sebelumnya hanya berupa bus stop sederhana. Sejak diresmikan pada Mei 2025, jumlah pengguna meningkat signifikan, bahkan melampaui proyeksi awal.

“Ternyata antusias masyarakat tinggi sehingga mengakibatkan antrean yang mengular setiap kali akan naik di halte tersebut,” ujarnya.

Diketahui, permintaan halte sempat viral dimedia sosial ketyika warga membagikan sebuah video.

Selama ini, pengguna Transjakarta memanfaatkan sebuah ruko kosong beratap seng.

Kondisinya tampak kurang terawat, dipenuhi sampah, dan di bagian depan terdapat kandang ayam. Area tersebut dimanfaatkan penumpang untuk berteduh dari panas dan hujan sambil menunggu bus.

Rute B41 melayani sekitar 2.000 penumpang per hari dan beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB. Lonjakan penumpang biasanya terjadi pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Dorongan Percepatan

Keluhan penumpang terkait ketiadaan halte permanen menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah.

Dishub Kota Bekasi berharap pembangunan halte melalui skema CSR dapat segera direalisasikan guna meningkatkan kenyamanan, keselamatan, serta citra layanan transportasi publik di wilayah perbatasan Jakarta–Bekasi.

Dengan meningkatnya mobilitas warga yang bergantung pada Transjakarta, penyediaan infrastruktur penunjang dinilai bukan lagi kebutuhan sekunder, melainkan mendesak.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *