Bekasi – Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) diprediksi akan kembali menjadi primadona sekaligus titik krusial pada arus mudik Lebaran 1447 H.
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) memproyeksikan lonjakan volume kendaraan di jalan tol layang terpanjang di Indonesia ini mencapai 48,40% dibandingkan hari normal.
Tak main-main, pada puncak arus mudik yang diperkirakan jatuh pada 18 Maret 2026, sebanyak 61.467 kendaraan diprediksi akan memadati Jalur A (arah Cikampek) dalam satu hari.
Strategi Penanganan Darurat di Atas Awan
Mengingat karakteristik Jalan Layang MBZ yang tidak memiliki rest area dan bahu jalan yang terbatas, PT JJC menyiagakan armada darurat yang lebih lincah.
Salah satu yang menjadi andalan adalah diterjunkannya unit motoris yang mampu menembus kepadatan untuk memberikan pertolongan pertama saat terjadi gangguan lalu lintas.
Selain motoris, pasukan penyelamat yang disiagakan meliputi:
- 9 Unit Kendaraan Derek: Untuk evakuasi cepat kendaraan mogok agar tidak memicu kemacetan panjang.
- 4 Unit Mobile Customer Service & 3 Unit PJR: Melakukan patroli rutin sepanjang 38 km.
- Ambulans & Kendaraan Rescue: Siaga penuh untuk penanganan medis dan kondisi darurat lainnya.
“Kami berkomitmen memastikan Jalan Layang MBZ tetap aman dan lancar melalui dukungan armada dan pemeliharaan infrastruktur yang dilakukan secara berkala,” tegas Direktur Utama PT JJC, Hendri Taufik, Kamis (12/3/2026).
Pantauan Mata Digital dari Cikunir hingga Karawang
Untuk mempercepat aliran informasi kepada pemudik, pemantauan kini dilakukan secara digital dan terintegrasi. Teknologi Traffic Counting digunakan untuk menghitung volume kendaraan secara real-time, yang kemudian diinformasikan melalui Dynamic Message Sign (DMS) agar pengemudi bisa mengantisipasi kepadatan di depan.
Koordinasi lapangan juga diperkuat melalui dua pos pantau utama, yakni di Kantor Operasi Cikunir dan Kantor Operasi Karawang Barat. Kedua pos ini menjadi “otak” pengaturan lalu lintas di titik masuk dan keluar jalan layang.
Jadwal Puncak Arus Mudik & Balik MBZ 2026
Bagi warga Bekasi yang ingin menghindari kemacetan parah, catat prediksi puncak arus lalu lintas di Jalan Layang MBZ berikut:
- Puncak Mudik I: Rabu, 18 Maret 2026 (61.467 kendaraan ke arah Timur).
- Puncak Mudik II: Kamis, 19 Maret 2026 (55.886 kendaraan ke arah Timur).
- Puncak Balik I: Selasa, 24 Maret 2026 (56.985 kendaraan ke arah Jakarta).
- Puncak Balik II: Minggu, 29 Maret 2026 (55.371 kendaraan ke arah Jakarta).
Imbauan: Cek BBM dan Saldo E-Toll
Pihak pengelola mengingatkan pemudik bahwa tidak ada akses turun di tengah jalan layang. Pengguna jalan diimbau untuk memastikan bahan bakar minyak (BBM) dan saldo uang elektronik dalam posisi cukup.
Selain itu, mengingat cuaca yang sulit diprediksi, pengendara diminta ekstra waspada terhadap angin kencang (crosswind) dan jarak pandang saat hujan deras di atas jembatan layang.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












