Bekasi  

Damkar Kabupaten Bekasi Bagi Tips Jaga Rumah dari Bahaya Kebakaran Saat Ditinggal Mudik, Cek Poin Nomor 2

Arus Mudik Lebaran 2025 di Tol Jakarta - Cikampek
Arus Mudik Lebaran 2025 di Tol Jakarta - Cikampek

Kabupaten Bekasi – Musim mudik Lebaran 1447 Hijriah sudah di depan mata. Bagi warga Kabupaten Bekasi yang berencana meninggalkan rumah dalam waktu lama, kewaspadaan terhadap potensi musibah kebakaran harus menjadi prioritas utama.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, mewanti-wanti masyarakat agar tidak lalai dalam memastikan kondisi rumah dalam keadaan “steril” dari potensi api sebelum mengunci pintu.

Protokol Keamanan: Cabut Steker hingga Copot Regulator

Adeng menjelaskan, penyebab utama kebakaran saat rumah ditinggal mudik adalah korsleting listrik dan kebocoran gas. Oleh karena itu, Disdamkar merumuskan beberapa langkah taktis yang wajib dilakukan warga:

Lumpuhkan Arus Listrik: Cabut semua steker peralatan elektronik seperti dispenser, televisi, hingga kulkas. Jangan biarkan peralatan dalam kondisi standby karena panas berlebih pada kabel bisa memicu hubungan arus pendek.

Amankan Dapur: Pastikan kompor mati total. Sangat disarankan untuk melepas regulator dari tabung gas guna menghindari akumulasi gas jika terjadi kebocoran halus saat rumah kosong.

Stop Kembang Api: Hindari menyalakan kembang api di sekitar pemukiman karena percikannya sangat berisiko memicu kebakaran pada bangunan yang ditinggal penghuninya.

Jangan Lupakan Hewan Peliharaan dan Komunikasi RT/RW

Selain teknis keamanan api, Adeng juga menyoroti nasib hewan peliharaan. Ia meminta warga untuk tidak meninggalkan hewan tanpa perawatan di dalam rumah kosong.

“Titipkan kepada kerabat atau tempat penitipan terpercaya. Hewan yang ditinggal sendirian tanpa perawatan bisa memicu masalah lain, bahkan berpotensi membahayakan lingkungan sekitar,” jelas Adeng, Sabtu (14/3/2026).

Tak kalah penting, warga diminta melaporkan keberangkatan mereka kepada pengurus RT/RW atau pihak keamanan setempat. Meninggalkan nomor kontak yang bisa dihubungi kepada tetangga menjadi langkah antisipasi krusial jika terjadi keadaan darurat.

Disdamkar Siaga di Perbatasan dan Call Center 24 Jam

Guna menjamin keamanan wilayah, Disdamkar Kabupaten Bekasi tidak hanya duduk diam. Personel pemadam akan dikerahkan untuk memantau jalur mudik di titik-titik perbatasan, seperti Kecamatan Kedungwaringin, bersama TNI, Polri, dan Dishub.

Relawan kebakaran di tingkat desa juga disiagakan untuk memberikan respons cepat jika terjadi insiden di lingkungan warga.

Catat nomor darurat ini sebelum mudik: Call Center Disdamkar 021-22137870, Layanan Darurat Kabupaten Bekasi 112.

“Kami sudah sosialisasikan ini lewat Instagram hingga TikTok. Harapan kami, masyarakat bisa mudik dengan tenang dan kembali ke rumah dalam kondisi tetap aman,” pungkas Adeng.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *