Bekasi – Bagi warga Bekasi yang sudah mulai merancang rute mudik Lebaran 2026, ada kabar segar dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Guna mengantisipasi lonjakan kendaraan di titik-titik rawan macet, Jasa Marga resmi menyiapkan empat ruas tol fungsional yang bisa dilintasi masyarakat secara gratis.
Langkah ini diambil untuk memecah kepadatan di jalur eksisting yang saban tahun selalu menjadi “momok” bagi para pemudik.
Japek II Selatan: Solusi Macet KM 66 Jakarta-Cikampek
Salah satu yang paling dinanti oleh warga Jabodetabek adalah pengoperasian fungsional Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan segmen Sadang–Setu sepanjang 52 KM.
Ruas ini akan menjadi “katup penyelamat” untuk mengurai kemacetan parah yang sering terjadi di KM 66 Tol Japek eksisting. Dengan adanya jalur ini, kendaraan dari arah Bandung bisa langsung keluar melalui Sadang tanpa harus terjebak di titik pertemuan arus antara Tol Cipularang dan Tol Japek.
“Ini solusi yang sangat bermanfaat buat semua yang mau mudik. Ada jalur cepat Jakarta-Bandung yang bisa jadi privilege, tapi tetap harus perhatikan keselamatan,” ujar praktisi otomotif, Rifat Sungkar, usai meninjau kesiapan di Tollroad Command Center.
Tiga Ruas Strategis di Jawa Tengah dan Jawa Timur
Selain Japek II Selatan, tiga ruas fungsional lainnya siap menyambut pemudik di wilayah Tengah dan Timur:
Tol Solo–Yogyakarta: Segmen Prambanan–Purwomartani (12,23 KM). Jalur ini diproyeksikan memangkas waktu Klaten–Jogja dari 45 menit menjadi hanya 20 menit saja.
Tol Probolinggo–Situbondo: Diperpanjang hingga Situbondo Barat (49,68 KM). Ruas ini sangat signifikan bagi warga Jawa Timur yang menuju ujung pulau Jawa.
Tol Yogyakarta–Bawen: Seksi 6 Ambarawa–Bawen (4,98 KM). Meski pendek, ruas ini efektif menghindari kemacetan di Exit Bawen dan Kota Ambarawa yang biasanya terkunci saat lebaran.
Catatan Penting: Kecepatan Maksimal 40 KM/Jam
Meski ditunggu-tunggu, status fungsional berarti jalur ini belum beroperasi secara penuh layaknya tol reguler. Automotive Reviewer Ridwan Hanif mengingatkan pemudik untuk tetap waspada, terutama karena kondisi jalan yang mungkin masih basah akibat hujan.
“Kondisinya sudah jauh lebih bagus dibanding tahun-tahun sebelumnya. Namun, tetap patuhi rambu dan batas kecepatan maksimal 40 KM/jam,” pesan Ridwan.
Gratis, Tapi Tetap Taat Aturan
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa seluruh ruas fungsional ini tidak dikenakan tarif alias gratis. Tujuannya murni untuk memberikan jalur alternatif demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
“Pengoperasian ini adalah langkah strategis kami untuk mengoptimalkan kapasitas jaringan jalan tol nasional dan mengurangi beban lalu lintas di ruas eksisting,” jelas Rivan.
Bagi pemudik asal Bekasi, pastikan kondisi kendaraan prima sebelum menjajal rute-rute baru ini. Meski gratis, kewaspadaan tetap nomor satu agar perjalanan menuju kampung halaman tetap aman, tertib, dan lancar.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












