Bekasi  

Ganjil-Genap Jakarta Ditiadakan Mulai 18–25 Maret

Bekasi - Ilustrasi ganjil genap Foto: detikcom
Ilustrasi ganjil genap Foto: detikcom

Jakarta – Kabar gembira bagi warga Bekasi dan sekitarnya yang mobilitasnya masih bersinggungan dengan Jakarta menjelang Lebaran 2026. Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, resmi mengumumkan bahwa kebijakan pembatasan kendaraan ganjil-genap (gage) di Jakarta akan ditiadakan selama periode libur Lebaran.

Peniadaan aturan gage ini mulai berlaku pada 18 Maret hingga 25 Maret 2026, guna menyesuaikan dengan dinamika arus mudik dan libur nasional.

Penebalan Pasukan: 6.802 Personel Gabungan Siaga

Tidak hanya urusan lalu lintas, Polda Metro Jaya juga menyiapkan “pagar betis” pengamanan berskala besar. Sebanyak 6.802 personel gabungan dari unsur Polri, TNI (Kodam Jaya), Pemda, hingga masyarakat diterjunkan untuk mengawal keamanan Ibu Kota dan wilayah penyangga seperti Bekasi dan Depok.

“Fokus kami adalah memberikan rasa aman bagi warga yang mudik maupun yang tetap tinggal. Ada 95 pos pengamanan yang kami siapkan, termasuk 9 pos pantau khusus di sepanjang ruas Tol Jakarta-Cikampek,” ujar Irjen Asep saat meninjau Terminal Pulogebang, Sabtu (14/3/2026).

Dari Bank hingga SPBU: Objek Vital Dijaga Ketat

Pengamanan tahun ini terbilang sangat komprehensif. Polisi tidak hanya berjaga di jalan raya, tetapi juga menyisir ratusan titik strategis:

Keuangan: 471 kantor perbankan dan 164 kantor Pegadaian.

Energi & Fasilitas Umum: 621 objek vital mulai dari SPBU, fasilitas PLN, hingga Depo Pertamina.

Transportasi: 11 simpul utama, termasuk terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan.

Antisipasi Malam Takbiran dan Wisata Lokal

Bagi warga yang tidak mudik, polisi juga telah memetakan titik keramaian. Sebanyak 133 lokasi salat Ied dan pembagian zakat, serta 13 lokasi malam takbiran akan mendapatkan pengawalan ekstra.

Kawasan wisata di Bekasi dan Depok juga masuk dalam daftar pantauan bersama destinasi ikonik lainnya seperti Ancol, Ragunan, dan TMII. “Ada 68 titik wisata yang kami pantau secara khusus untuk mengantisipasi kemacetan dan gangguan kamtibmas,” tambahnya.

Siaga Banjir dan Kesehatan

Mengingat cuaca yang masih fluktuatif, Polda Metro Jaya juga menyiagakan 523 personel penanganan banjir di titik-titik rawan serta 148 unit mobil pemadam kebakaran. Sektor kesehatan pun tidak luput dari perhatian dengan disiapkannya 57 unit ambulans dan 84 rumah sakit rujukan.

Kapolda berpesan kepada masyarakat Bekasi yang akan memulai perjalanan mudik setelah tanggal 18 Maret nanti untuk memanfaatkan rest area jika merasa lelah dan selalu memprioritaskan keselamatan di jalan.

“Jangan paksakan berkendara jika mengantuk. Mari kita ciptakan mudik yang aman dan berkesan tahun ini,” tutupnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *