Site icon Go Bekasi

Pak Wali Kota dan Bupati Bekasi Lihat Ini, Air Pelanggan PDAM Berwarna Coklat dan Berbau

Bekasi - Kondisi air pelanggan Perumda Tirta Patriot berwarna coklat dan berbau, Selasa (28/7/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.

Kondisi air pelanggan Perumda Tirta Patriot berwarna coklat dan berbau, Selasa (28/7/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Sejumlah pelanggan air minum perpipaan di wilayah Bekasi Utara, mulai dari kawasan Kaliabang Tengah, Kavling Perwirasari, hingga perumahan Mutiara Gading City, mengeluhkan buruknya kualitas pelayanan air bersih pada Selasa (28/7/2026).

Selain kondisi air yang keruh kecokelatan dan berbau menyengat, sebagian warga bahkan melaporkan aliran air dari Perumda Tirta Patriot maupun Perumda Tirta Bhagasasi telah mati total hingga empat hari berturut-turut.

Keluhan tajam datang dari warga Kavling Perwirasari, Kelurahan Kaliabang Tengah, yang memanfaatkan layanan PT Tirta Patriot. Meski rutin membayar tagihan tepat waktu, pasokan air yang diterima justru jauh dari standar layak pakai.

“Saya tinggal di Jalan Raflesia IV No.20, RT 008 RW 008, Kelurahan Bekasi Utara, pengguna layanan Tirta Patriot. Pembayaran selalu tepat waktu, tapi hampir setiap hari bermasalah, air keruh dan berbau, rasanya seperti mandi pakai air selokan. Kami mohon Pemkot Bekasi segera membenahi kinerja PT Tirta Patriot,” ungkap seorang warga.

Kondisi serupa dialami oleh pelanggan Perumda Tirta Bhagasasi di kawasan Babelan, Tarumajaya, hingga Pondok Ungu. Warga mengeluhkan seringnya gangguan operasional dengan alasan klasik, seperti penyusutan bahan baku, pencemaran limbah, hingga kebocoran pipa jaringan.

Sementara itu, warga Perumahan Mutiara Gading City menyebut pasokan air bersih telah terhenti total selama empat hari terakhir tanpa kepastian jadwal pemulihan dari pihak pengelola.

“Pasokan air sudah mati total sejak empat hari lalu. Dijelaskan ada dampak limbah dari Bogor sehingga pengalihan pasokan terhenti. Kami sudah melapor ke kantor setempat, tapi belum ada solusi dan kejelasan kapan normal kembali,” keluh warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lumpuhnya proses produksi dan penurunan kualitas air bersih di berbagai titik layanan Bekasi Utara ini diduga kuat akibat terjadinya pencemaran berat pada air baku di aliran Kali Bekasi yang bersumber dari wilayah hulu (Bogor).

Warga mendesak Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi segera turun tangan mengevaluasi kinerja manajemen perusahaan daerah penyedia air minum tersebut serta mendistribusikan bantuan air bersih darurat selama proses pemulihan berlangsung.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version