Site icon Go Bekasi

Dampak Kemarau Panjang di Kabupaten Bekasi, Krisis Air Bersih Meluas ke 9 Kecamatan

Kabupaten Bekasi - Warga Bekasi mengambil air di sungai imbas dilanda kekeringan. Foto: Gobekasi.id

Warga Bekasi mengambil air di sungai imbas dilanda kekeringan. Foto: Gobekasi.id

Bekasi — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat ribuan keluarga kini terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau panjang yang melanda wilayah Jawa Barat.

Berdasarkan data resmi BPBD Kabupaten Bekasi hingga Jumat malam, 31 Juli 2026 pukul 22.00 WIB, sebanyak 12.407 Kepala Keluarga (KK) atau setara 37.972 jiwa mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Dampak kemarau tidak hanya menyasar pemukiman warga, melainkan meluas ke sektor pertanian. Tercatat sebanyak 3.002 hektare lahan pertanian yang tersebar di 52 desa dan 15 kecamatan kini mengalami krisis pasokan air irigasi.

Krisis pasokan air bersih di pemukiman warga teridentifikasi tersebar di 102 titik lokasi yang mencakup 23 desa di 9 wilayah kecamatan, antara lain Kecamatan Cibarusah, Kecamatan Serang Baru, Kecamatan Bojongmangu, Kecamatan Cikarang Selatan.

Kemudian kekeringan juga terjadi di Kecamatan Pebayuran, Kecamatan Sukatani, Kecamatan Cabangbungin, Kecamatan Babelan dan Kecamatan Tarumajaya.

Guna meringankan beban masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui BPBD bersama instansi terkait telah mendistribusikan bantuan air bersih secara bertahap sejak 9 Juni 2026.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengonfirmasi bahwa armada tangki air bersih dikerahkan setiap hari untuk menyuplai wilayah-wilayah terdampak secara bergantian.

“Hingga saat ini ada 23 desa di 9 kecamatan yang menerima bantuan air bersih. Semua warga terdampak kami layani secara bergilir mengingat keterbatasan armada dan personel,” jelas Dodi Supriadi.

BPBD Kabupaten Bekasi mengimbau warga di wilayah rawan kekeringan untuk memanfaatkan penggunaan air bersih secara bijak serta berkoordinasi dengan aparatur desa/kecamatan setempat apabila memerlukan pasokan air tangki darurat.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version