Bekasi — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi tengah menggelar proses verifikasi dan penilaian Sekolah Adiwiyata untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan swasta.
Langkah ini dilakukan sebagai perwujudan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) dengan menitikberatkan pada kebersihan lingkungan, pemilahan sampah, serta pengelolaan fasilitas sekolah yang berwawasan lingkungan.
Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kota Bekasi, Pra Fitria Angelina, S.Sos., mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 16 sekolah yang sedang menjalani tahapan verifikasi lapangan.
Ke-16 sekolah yang diverifikasi oleh DLH Kota Bekasi meliputi swasta dan negeri.
Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD/MI) meliputi, SDN Aren Jaya 1, SDN Aren Jaya 2, SDN Jatirasa 2, SD Strada Budi Luhur 2, Sekolah Islam Aulia, SD Strada, MI Tarbiyah Nurul Iman, MI Nurul Ikhlas, dan MI Prima.
Sementara untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs) meliputi, SMPN 38 Kota Bekasi, SMPN 39 Kota Bekasi, SMP IT Raudatul Jannah, SMP Al Azhar 9, SMP Global Pelita Mandiri, SMP Teratai Putih Global, serta MTs Khairiyah.
“Kami melakukan verifikasi lapangan sekaligus penilaian terhadap berbagai aspek, mulai dari kebijakan sekolah, proses pembelajaran, kegiatan partisipatif warga sekolah, hingga ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung pelestarian lingkungan, tanaman obat keluarga (TOGA), kebun pangan, tanaman sayuran, pepohonan, kolam ikan, hingga greenhouse,” terang Fitria dikutip Minggu (2/8/2026).
Fitria menjelaskan, penguatan Program Adiwiyata ini berjalan seiring dengan program Pemkot Bekasi yang menargetkan penanaman tiga juta pohon demi memperbaiki kualitas udara dan lingkungan hidup.
Hingga saat ini, sebanyak 143 sekolah di Kota Bekasi telah sukses menyandang status predikat Adiwiyata.
Rinciannya ialah tingkat Kota Bekasi ada 81 sekolah, tingkat Provinsi Jawa Barat 52 sekolah, tingkat Nasional 9 sekolah dan tingkat mandiri 1 sekolah.
Proses verifikasi ini melibatkan lintas instansi, seperti Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Bank Sampah Induk Patriot, hingga mitra komunitas lingkungan. Sekolah yang lolos di tingkat kota secara bertahap akan diusulkan menuju jenjang Provinsi Jawa Barat hingga tingkat Nasional.
“Harapan utama dari Program Adiwiyata adalah membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan. Kebiasaan menjaga kebersihan harus dimulai sejak di lingkungan sekolah dan terus diterapkan di rumah. Anak-anak perlu dibiasakan untuk tidak membuang sampah sembarangan, mampu memilah sampah sesuai jenisnya, serta bijak dalam mengonsumsi makanan,” pungkas Fitria.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

