Site icon Go Bekasi

Cuaca Panas di Kabupaten Bekasi Picu 83 Kebakaran Sepanjang Juli

Bekasi - Kebakaran Lapak Kayu Palet dan Rumah Warga i Jalan Pantura, Kampung Pacing, Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Rabu (15/7/2026) malam. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Kebakaran Lapak Kayu Palet dan Rumah Warga i Jalan Pantura, Kampung Pacing, Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Rabu (15/7/2026) malam. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Gelombang cuaca panas yang melanda wilayah Kabupaten Bekasi memicu lonjakan kasus kebakaran secara signifikan.

Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi mencatat angka kejadian yang cukup tinggi.

Oleh karena itu, petugas pemadam kebakaran terus bersiaga menghadapi lonjakan insiden tersebut.

Sementara itu, Disdamkarmat mencatat sedikitnya 83 peristiwa kebakaran terjadi sepanjang bulan Juli 2026.

Selanjutnya, Kepala Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, memberikan keterangan resmi. Ia menyebut tren kenaikan kebakaran selaras dengan teriknya cuaca kemarau.

“Trennya naik terus. Biasanya seminggu paling hanya tiga kali kebakaran. Nah, cuaca kemarau ini memicu bertambahnya jumlah kejadian. Sebulan Juli kemarin ada 83 kejadian kebakaran,” kata Adeng, Senin (10/8/2026).

Bahkan, sebagian besar peristiwa kebakaran berawal dari vegetasi kering yang terpapar panas matahari ekstrem.

Di samping itu, faktor pemicu utama kebakaran meliputi beberapa hal seperti semak belukar dan ilalang yang mengering dan kelalaian manusia saat membuang puntung rokok atau membakar sampah.

Hasilnya, Adeng menegaskan bahwa fokus utama petugas adalah mencegah kobaran api merembet ke kawasan permukiman warga.

Sebab, kobaran api dari lahan kosong sempat mengancam rumah warga di beberapa wilayah.

“Itu yang kita khawatirkan, api merembet sampai ke rumah. Kemarin ada kejadian di Tarumajaya dan Babelan,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Disdamkarmat langsung menerbitkan surat edaran resmi kepada berbagai pihak. Petugas menyurati pengelola kawasan industri, pengembang perumahan, para camat, hingga kepala desa.

Akhirnya, pemerintah daerah mengimbau seluruh lapisan warga untuk segera membersihkan ilalang kering. Langkah ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan bersama di musim kemarau.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version