Bekasi — DPD Partai Golkar Kota Bekasi mematangkan seluruh persiapan teknis menjelang Musyawarah Daerah (Musda) VI periode 2026–2030. Agenda konsolidasi ini berfokus menyusun langkah strategis organisasi jelang pemilihan kepengurusan baru.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Ade Puspitasari menyampaikan kepastian tersebut usai memimpin rapat harian dan rapat pleno jajaran pengurus. Ia mengingatkan pentingnya kerja sama seluruh elemen kader partai.
“Semua satu per satu dibahas, disiapkan, dan dimatangkan. Karena setiap langkah besar selalu dimulai dari kerja bersama, komunikasi yang solid, dan komitmen untuk memberikan yang terbaik,” kata Ade pada Senin (31/8/2026).
Ade menekankan bahwa Musda VI tidak sekadar menjadi rutinitas pergantian pimpinan. Lebih dari itu, forum musyawarah ini menjadi momentum penyatuan langkah politik partai di Kota Bekasi.
“Musda bukan sekadar agenda organisasi, tapi momentum untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan langkah, dan menatap masa depan dengan energi baru. Tetap fokus, tetap solid, tetap semangat,” tutur Ade.
Dukungan SOKSI untuk Ranny Fahd Arafiq
Selanjutnya, satu nama mulai mengemuka kuat dalam bursa calon Ketua DPD Golkar Kota Bekasi. Ranny Fahd Arafiq menjadi kandidat paling potensial untuk memperebutkan posisi puncak kepemimpinan tersebut.
Dukungan terhadap Ranny mengalir setelah organisasi sayap pendiri Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kota Bekasi, menyampaikan deklarasi terbuka. SOKSI mengesahkan dukungan tersebut dalam acara pertemuan internal di Graha Swadiri, Bekasi Selatan.
Sekretaris SOKSI Kota Bekasi Sindula Gunawangsa menilai Ranny mempunyai rekam jejak yang matang. SOKSI menganggap Ranny memiliki keunggulan elektoral serta jaringan politik yang luas.
“Kami melihat indikatornya jelas, mulai dari capaian elektoral, jaringan politik yang luas, hingga komitmen membesarkan partai. Termasuk kemampuan beliau menjaga komunikasi dengan seluruh elemen, termasuk dengan SOKSI,” kata Sindula.
Hingga saat ini, belum ada nama penantang lain yang muncul di permukaan. Oleh karena itu, Ranny Fahd Arafiq berpeluang melenggang mulus memimpin DPD Partai Golkar Kota Bekasi pada Musda VI mendatang.

