Bekasi — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Bekasi, jajaran aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat yang berpartisipasi dalam pergelaran Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengungkapkan hal tersebut saat memimpin apel pagi.
Tri menceritakan bahwa Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasinya melalui sambungan telepon sekaligus meminta maaf karena tidak dapat hadir secara langsung pada acara yang digelar di arena Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani, Minggu (30/8/2026) kemarin.
Meski absen di lokasi, Dedi memantau langsung kemeriahan pawai budaya multietnik tersebut melalui media sosial. Ia menilai Pemkot Bekasi berhasil menghadirkan semangat kebudayaan Nusantara yang solid di tengah heterogenitas masyarakat.
“Sangat keren perayaan PNBK kemarin, sayang saya tidak hadir langsung melihat. Banyak warga yang senang melihat budaya di satu kota,” kata Dedi Mulyadi sebagaimana disampaikan kembali oleh Tri Adhianto pada Senin (31/8/2026).
Nuansa Multietnik dan Kirab Bendera
Selanjutnya, Dedi Mulyadi menyoroti barisan peserta pawai yang mengenakan pakaian adat dari berbagai penjuru Indonesia. Penampilan tersebut memamerkan kekayaan budaya Nusantara yang tumbuh harmonis di Kota Bekasi.
Selain pawai budaya, Gubernur Jabar turut memuji rangkaian acara pendukung lainnya, seperti kirab bendera merah putih dan aksi doa bersama lintas agama.
Kegiatan spiritual tersebut ditujukan untuk mendoakan keselamatan bangsa dan daerah yang sedang tertimpa musibah.
Tri Adhianto menegaskan bahwa perhatian dan apresiasi dari pimpinan provinsi menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.
“Seluruh kerja sama yang dilakukan saat pelaksanaan PNBK ini menjadi sebuah kehormatan bagi kita dalam mempertahankan budaya Indonesia,” tutur Tri.
Aksi Empati Galang Dana Bencana
Sementara itu, perhelatan PNBK Jilid III tidak sekadar menjadi ajang pentas seni dan budaya, melainkan juga panggung kepedulian sosial.
Pemkot Bekasi memanfaatkan momen tersebut untuk menggalang dana bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aksi empati dari para pengunjung dan pegawai Pemkot Bekasi tersebut berhasil mengumpulkan dana bantuan senilai hampir Rp 500 juta dalam sehari.
“Pada perayaan PNBK kemarin, tidak hanya rasa lelah dan gembira, tetapi kita menyelaraskan rasa empati kita dalam penggalangan dana untuk NTT yang telah terkumpul hampir Rp 500 juta pada hari itu juga. Penggalangan akan ditutup sampai 18 September 2026 melalui rekening Patriot Berbagi,” ujar Tri.
Melalui PNBK, Tri berharap nilai persatuan, gotong royong, dan rasa kepedulian sosial dapat terus mengakar dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Bekasi.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

