Bekasi — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berjanji akan membenahi secara total infrastruktur Jalan Raya Narogong di Kota Bekasi. Langkah ini diambil guna menekan angka kecelakaan lalu lintas yang terbilang tinggi di ruas jalan antarkota tersebut.
Gubernur yang akrab disapa KDM ini menjelaskan bahwa penanganan komprehensif akan menyasar sejumlah aspek teknis utama yang sering dikeluhkan para pengguna jalan.
Fokus pembenahan meliputi perbaikan tekstur permukaan jalan yang bergelombang dan licin, perbaikan drainase, hingga penambahan penerangan jalan umum (PJU) yang dinilai masih sangat minim.
Alokasi Anggaran Lanjutan
Selanjutnya, perbaikan fisik di beberapa titik Jalan Raya Narogong sebenarnya telah berjalan sebelumnya secara bertahap.
Kendati demikian, Dedi memastikan pembenahan lanjutan yang belum terakomodasi akan dimasukkan ke dalam skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Jawa Barat.
Langkah percepatan penganggaran ini ditargetkan mampu meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan lintas bagi kendaraan roda dua maupun armada logistik yang melintas setiap hari.
Menanggalkan Julukan Jalur Tengkorak
Sementara itu, ruas Jalan Raya Narogong sejak lama dikenal masyarakat sebagai salah satu titik rawan kecelakaan hingga sempat mendapat julukan “Jalur Tengkorak”.
Maraknya insiden kecelakaan di koridor industri ini kerap memakan korban luka berat hingga merenggut nyawa pengandara.
Melalui komitmen pembenahan total dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, diharapkan ruas jalan strategis ini tidak lagi membahayakan keselamatan warga dan mampu memperlancar konektivitas antarregoion.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

