Site icon Go Bekasi

Masker Langka di Bekasi Usai Erupsi Anak Krakatau, Warga Keluhkan Peningkatan Harga

Bekasi - Ilustrasi masyarakat gunakan masker

Ilustrasi masyarakat gunakan masker

Bekasi — Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau memicu lonjakan permintaan alat pelindung diri di wilayah Bekasi.

Warga berbondong-bondong memburu masker medis maupun nonmedis guna mengantisipasi risiko gangguan pernapasan.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada ketersediaan stok masker di pasaran.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, keberadaan masker di minimarket hingga apotek mulai sulit ditemukan.

Sejumlah pengelola ritel bahkan menempelkan pengumuman bertuliskan stok masker habis di pintu masuk toko.

“Masker kosong sedari malem banyak yang beli pak,” kata seorang penjaga minimarket di wilayah Wisma Asri, Bekasi Utara, Senin (7/9/2026).

Stok Ludes di Apotek dan Ritel Modern

Kondisi serupa terjadi di kawasan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Pihak apotek setempat mengonfirmasi bahwa persediaan masker langsung habis tersapu tingginya pembelian warga sejak sehari sebelumnya.

“Iya sudah habis, adanya masker medis, dari kemarin sih banyak yang nyari-nyari masker,” ujar penjaga apotek tersebut.

Keluhan Warga dan Lonjakan Harga Online

Selanjutnya, kelangkaan ini menyulitkan masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan.

Seorang warga Bekasi, Dinda (23), mengaku harus mendatangi beberapa toko ritel hingga mengecek platform e-commerce demi mendapatkan masker.

“Saya tadi cari di Idolmart habis, semuanya minimarket susah juga sudah habis semua,” kata Dinda.

Selain masalah kelangkaan fisik, Dinda mengeluhkan harga masker di e-commerce yang melambung tinggi melebihi harga pasaran.

Produk yang biasanya dijual seharga Rp10.000 per pak mendadak naik hingga Rp30.000 bahkan Rp90.000.

Beberapa penjual di e-commerce juga disinyalir sengaja memanipulasi jumlah stok untuk memperbarui harga menjadi lebih mahal.

“Nggak lama malah ada lagi, tapi harganya berubah semua. Ada yang Rp10 ribu itu isinya cuma 10 pcs, kan harusnya per pack,” tutur Dinda.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version