Bekasi — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan sebanyak 10,1 juta liter air bersih bagi warga terdampak musibah kekeringan sejak Selasa (9/6/2026).
Pendistribusian air dilakukan secara kolaboratif bersama jajaran TNI-Polri dan berbagai lembaga sosial di 296 titik sasaran yang tersebar di 45 desa pada 13 kecamatan se-Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis menjelaskan bahwa pengiriman pasokan air dilakukan secara berkelanjutan untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat di tengah musim kemarau.
“Hingga akhir pekan ini sudah 10,1 juta liter air bersih yang kami distribusikan. Bantuan terus kami lanjutkan sepanjang masih dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mencegah krisis air bersih,” kata Muchlis di Cikarang, Minggu (13/9/2026).
Lahan Pertanian Terdampak dan Bantuan Toren Penampungan
Selain memicu krisis air bersih bagi pemukiman warga, bencana kekeringan tahun ini juga berdampak signifikan terhadap sektor pertanian. BPBD mencatat sedikitnya 949 hektare lahan persawahan di 41 desa mengalami kekeringan.
Guna mengoptimalkan penampungan pasokan air yang didistribusikan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi menyebutkan pihaknya mendapat dukungan puluhan unit toren penampung air dari berbagai pihak.
Bantuan penampungan tersebut di antaranya berasal dari PMI Pusat, Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Wilayah Jakarta Metropolitan (BPBPK Jakmet) Kementerian PU, serta Yayasan Rumah Energi.
Toren air berkapasitas 2.000 hingga 5.000 liter tersebut ditempatkan di sejumlah titik krusial seperti Kecamatan Cibarusah, Bojongmangu, Pebayuran, Cikarang Pusat, dan Cikarang Selatan.
“Selain mendistribusikan air, kami juga mendapatkan dukungan sarana penampungan berupa toren untuk ditempatkan di wilayah yang membutuhkan,” jelas Dodi.
Pihak BPBD mengimbau partisipasi aktif dari kalangan dunia usaha dan masyarakat yang memiliki armada mobil tangki untuk bersinergi membantu penyaluran air bersih di titik-titik rawan krisis.
Selanjutnya, BPBD Kabupaten Bekasi bersama jajaran terkait akan terus melakukan koordinasi berkala guna memantau perkembangan dampak kemarau dan kebutuhan logistik warga.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

