Bekasi — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menggelar aksi kebersihan, keindahan, dan ketertiban (K3) secara swadaya sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang diperingati setiap 17 September.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini difokuskan pada aksi nyata yang langsung mendekatkan pelayanan kepada masyarakat tanpa mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Jadi, teman-teman, dalam rangkaian Hari Perhubungan Nasional tingkat Kota Bekasi yang selalu dilakukan setiap tanggal 17 September setiap tahunnya, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perhubungan—apa rangkaiannya? Rangkaiannya sesuai perintah pimpinan, Pak Wali Kota, kita dekatkan layanan kita. Jadi, tidak hanya kegiatan seremonial, tapi juga kegiatan yang memang langsung mendekatkan layanan kepada masyarakat,” ujar Zeno saat ditemui di lokasi kegiatan, Rabu (16/9/2026).
Aksi gotong royong ini melibatkan partisipasi aktif para pegawai Dishub yang membawa perlengkapan pengecatan secara mandiri, mulai dari kuas hingga galon cat kecil dari hasil swadaya internal.
“Contohnya ini nih, Bang. Kita lakukan pengecatan, ngosrek, dan semuanya non-APBD, dalam artian dari kita untuk kita. Pertanyaannya dari mana ini? Teman-teman bawa kuasnya masing-masing. Saya bawa 10 kuas. Teman-teman yang lain ada bawa cat dalam galon-galon kecil,” ungkapnya.
Sasaran Pengecatan Enam Halte dan Jalur Protokol
Dalam pelaksanaannya, aksi bersih-bersih dan pengecatan menyasar sejumlah fasilitas umum, meliputi enam unit halte bus serta pengecatan ulang trotoar dan marka jalan di jalur protokol.
“Yang dilakukan pengecatan enam halte. Pengecatan trotoar marka jalan kita lakukan di sisi barat Jalan Raya Ahmad Yani saja, dari simpang Pemda sampai simpang BCP. Ada Ahmad Yani sama yang di Stasiun Bekasi Timur. Yang kemarin Bekasi Timur, seberangnya. Itu kita lakukan,” jelas Zeno.
Melalui kegiatan ini, Zeno berharap tumbuh rasa memiliki yang kuat di tengah masyarakat terhadap fasilitas publik di Kota Bekasi, sekaligus menjadi sarana edukasi agar warga ikut menjaga kebersihan dan tidak melakukan aksi vandalisme.
“Harapannya adalah tidak saja yang tadi saya sampaikan, dekatkan layanan kepada masyarakat, juga bersama-sama kita melakukan edukasi ke kita semua, tadi Abang lihat kan ada yang nyoret-nyoret, ya? Nanti kita ingatkan lagi, jangan. Kalau dicoret harus dicat, keluar lagi energi harus ngecat. Jadi ini milik kita. Kota ini alhamdulillah sudah sangat baiklah,” pungkasnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

