Bekasi — Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota mulai memetakan sejumlah titik krusial yang membutuhkan penguatan pengamanan jelang bergulirnya pertandingan lanjutan Liga 2 mempertemukan Adhyaksa FC Bekasi melawan Persikad Depok di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.
Langkah preventif ini dilakukan langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Putu Kholis Aryana, saat melaksanakan pengecekan situasi di area Stadion Patriot pada Rabu (16/9/2026) malam.
Pengecekan malam hari tersebut sengaja dilakukan untuk memetakan kondisi faktual stadion sekaligus menentukan titik-titik pengamanan yang dinilai rawan dan memerlukan penebalan personel mengingat jadwal pertandingan yang dihelat pada malam hari.
“Saya melihat-lihat situasi Stadion Patriot di malam hari sengaja karena memang pertandingan Liga 2 di tanggal 19 September dengan di tanggal 20 September kan malam hari. Saya pengen melihat situasinya sekaligus meriksa titik-titik yang mungkin nanti perlu kita perkuat pengamanannya,” ujar Kombes Putu.
Siagakan 240 Personel Gabungan
Dalam pengamanan laga Adhyaksa FC Bekasi kontra Persikad Depok ini, pihak kepolisian mengerahkan sebanyak 240 personel gabungan. Unsur pengamanan ini melibatkan jajaran Polri, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, hingga petugas pengamanan internal (steward).
Kombes Putu menjelaskan bahwa kalkulasi jumlah personel telah disesuaikan secara proporsional dengan estimasi jumlah penonton serta ketersediaan tiket yang dicetak oleh panitia pelaksana.
“Sudah, sudah kita hitung. Sudah kita hitung semua. Untuk jumlah di hari Jumat dengan hari Minggu tentunya berbeda karena kita melihat juga jumlah penonton, estimasi jumlah penonton dari tiket yang dicetak maupun dijual oleh panpel,” jelasnya.
Izinkan Kehadiran Suporter Tim Tamu
Terkait kehadiran suporter, pihak kepolisian memberikan lampu hijau bagi suporter tim tamu untuk hadir langsung di stadion dengan catatan adanya pembatasan kuota penonton apabila situasi dan kondisinya dinilai memungkinkan. Kebijakan ini merujuk pada regulasi serta bentuk kepercayaan yang diberikan oleh PSSI dan operator liga.
“Ya, suporter sendiri kan memang sudah memberikan masukan bagi PSSI, bagi operator liga untuk memperbolehkan. Nah ini bentuk kepercayaan dari seluruh pihak, dari PSSI, dari PT Liga, kemudian dari kepolisian selaku penanggung jawab keamanan bahwa dalam keadaan-keadaan tertentu apabila kita lihat memungkinkan maka suporter tim tamu diperbolehkan dengan nanti pembatasan di jumlah,” paparnya.
Untuk itu, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh kelompok suporter agar dapat merespons kebijakan positif tersebut dengan turut menjaga ketertiban, keamanan, serta keselamatan bersama di dalam maupun di luar stadion.
“Nah kepercayaan ini kita berharap pihak suporter juga meresponnya dengan positif, dengan komitmen menjaga keamanan, menjaga keselamatan. Karena itu yang utama, menjaga keselamatan,” pungkasnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

