Site icon Go Bekasi

Ada Rekonstruksi Perkerasan, Off Ramp Cikarang Timur Ditutup hingga 4 Oktober 2026

Bekasi - Gerbang Tol (GT) Cibatu KM 34+600. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Gerbang Tol (GT) Cibatu KM 34+600. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa penutupan sementara Off Ramp Cikarang Timur KM 37+400 arah Jakarta. Kebijakan ini diambil sehubungan dengan adanya pekerjaan rekonstruksi perkerasan di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek.

Atas diskresi pihak Kepolisian, penutupan sementara ini resmi diberlakukan mulai Jumat, 25 September 2026 pukul 01.00 WIB hingga Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB.

Pengalihan Arus Lalu Lintas dan Jalur Alternatif

Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Jauzy Anbiya, menjelaskan bahwa pengendara dari arah Cikampek menuju Jakarta yang berniat keluar melalui Off Ramp Cikarang Timur akan diarahkan menuju jalur alternatif.

“Selama penutupan berlangsung, pengguna jalan dari arah Cikampek menuju Jakarta yang akan keluar melalui Off Ramp Cikarang Timur akan dialihkan untuk keluar melalui Gerbang Tol (GT) Cibatu KM 34+600 sebagai akses alternatif. Kami mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” jelas Jauzy.

Pihak JTT telah menyiapkan kelengkapan rambu pengingat, petunjuk arah, serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna memandu pengendara menuju jalur pengalihan.

Perpanjangan Waktu Pemeliharaan di KM 33+300

Selain penutupan Off Ramp Cikarang Timur, JTT juga mengumumkan perpanjangan jadwal pekerjaan pemeliharaan rutin berupa rekonstruksi perkerasan di Ruas Tol Jakarta–Cikampek arah Cikampek.

Pekerjaan perbaikan yang berlokasi di KM 33+300 sampai dengan KM 33+550 (Lajur 1 dan Bahu Luar) yang semula dijadwalkan rampung pada Jumat (25/09/2026) pukul 06.00 WIB, diperpanjang hingga Sabtu, 26 September 2026 pukul 24.00 WIB. Perpanjangan ini dilakukan demi memastikan seluruh tahapan rekonstruksi selesai secara optimal dan sesuai standar kualitas yang ditetapkan.

Pgs. VP Corporate Secretary & Legal JTT, Dary Achmad Budi, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para pengguna jalan tol.

“JTT memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut serta mengapresiasi pengertian dan kerja sama pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi perjalanan, memperhatikan rambu dan arahan petugas, serta selalu berhati-hati dalam berkendara,” ujar Dary.

Bagi pengendara yang ingin memantau perkembangan situasi arus lalu lintas terkini, informasi dapat diakses melalui aplikasi Travoy atau dengan menghubungi One Call Center 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version