Site icon Go Bekasi

Waspada Cuaca Ekstrem, Kasus Batuk, Pilek, hingga ISPA Mulai Terdeteksi di Kota Bekasi

Bekasi - Kemarau panjang yang terjadi di Kota Bekasi yang menimbulkan polusi udara mulai menimbulkan rentetan kasus kesehatan mulai dari batuk, pilek hingga ISPA. Foto: AI for Gobekasi.id.

Kemarau panjang yang terjadi di Kota Bekasi yang menimbulkan polusi udara mulai menimbulkan rentetan kasus kesehatan mulai dari batuk, pilek hingga ISPA. Foto: AI for Gobekasi.id.

Bekasi – Cuaca ekstrem yang didmoninasi oleh kemarau panjang ini memaksa warga Kota Bekasi untuk meningkatkan kewaspadaan bagi kesehatan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mendapati laporan dari sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan (faskes), baik pemerintah maupun swasta di wilayah jika keluhan kesehatan berupa batuk, pilek, dan demam kini telah menyerang anak-anak.

“Laporan dari beberapa faskes kita, meski belum signifikan, tapi ada. Mulai banyak anak-anak terserang batuk, pilek, dan demam,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Hadi Prabowo, dikutip pada Sabtu (26/9/2026).

Meski lonjakannya secara keseluruhan belum menunjukkan angka yang signifikan, kemunculan berbagai keluhan kesehatan ini dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang menyertai musim kemarau panjang di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kota Bekasi.

Selain infeksi saluran napas ringan pada anak, Dinkes juga mencatat adanya kemunculan beberapa jenis penyakit lain yang menjangkit warga, di antaranya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi kulit, hingga Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kendati ia memastikan bahwa kondisi tersebut masih berada dalam batas normal dan belum berstatus kejadian luar biasa (KLB).

Berdasarkan pemetaan dinas kesehatan, sebaran kasus tidak terjadi secara merata di seluruh wilayah.

Misalnya pada kasus ISPA yang paling banyak ditemukan di wilayah Bekasi Utara. Sementara kasus Demam Berdarah (DBD) banyak terjadi di wilayah Mustikajaya.

Imbauan dan Tips Kesehatan untuk Masyarakat

Menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini, Dinkes Kota Bekasi mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan tubuh secara mandiri.

“Perbanyak konsumsi air, kemudian kurangi aktivitas di luar ruangan. Kalau toh harus keluar untuk berkendara, gunakan masker,” imbaunya.

Selain penggunaan masker saat berkendara guna memfilter paparan debu dan polusi jalanan, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga asupan gizi seimbang melalui konsumsi makanan sehat agar sistem imun tubuh tetap terjaga dengan baik.

 

Exit mobile version