Site icon Go Bekasi

Disdik Kota Bekasi Bakal Panggil Pengelola Boarding School Terkait Dugaan Bullying

Bekasi - Kondisi bola mata Keanu Alif Arzachel Zaen (13), siswa kelas VII/C di Alexandria Boarding Islamic School yang berlokasi di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi. Foto: Ist/Tangkapan layar video

Kondisi bola mata Keanu Alif Arzachel Zaen (13), siswa kelas VII/C di Alexandria Boarding Islamic School yang berlokasi di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi. Foto: Ist/Tangkapan layar video

Bekasi — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi berencana memanggil pihak pengelola sekolah berasrama (boarding school) yang berada di wilayah Kecamatan Rawalumbu.

Pemanggilan ini dilakukan guna meminta keterangan resmi terkait dugaan perundungan (bullying) dan penganiayaan yang menimpa seorang siswa berinisial KAAZ.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Wijayanti, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan secara resmi dan tertulis dari pihak keluarga maupun sekolah.

Kendati demikian, Disdik telah menerima informasi awal berdasarkan aduan lisan yang disampaikan oleh jajaran pengawas sekolah dan Bidang SMP.

“Sejauh ini kalau kami laporan resmi belum ada yang tertulis dan kami setelah ada laporan baru sebatas aduan lisan dari pengawas dan dari bidang SMP, tentu saja kami akan memanggil pihak-pihak yang terkait dengan adanya permasalahan tersebut,” ujar Wijayanti, Rabu (30/9/2026).

Sebagai langkah respons cepat, Wijayanti menjelaskan bahwa pihaknya telah mengutus pengawas Disdik Kota Bekasi untuk melakukan penelusuran awal serta menggali informasi langsung dari pihak sekolah.

Langkah ini diperlukan untuk memetakan fakta, mengumpulkan bukti di lapangan, serta memastikan kronologi kejadian yang sebenarnya sebelum mengambil kesimpulan lebih jauh.

“Pengawas kami sudah kami minta untuk mencari informasi awal ke pihak sekolah. Kami lihat fakta dan bukti yang ada di lapangan terlebih dahulu. Tapi untuk dalam waktu dekat akan tentu saja memanggil pihak sekolah,” tegasnya.

KPAD Berikan Pendampingan Psikologis dan Hukum

Di tengah proses klarifikasi yang ditempuh oleh Dinas Pendidikan, kasus dugaan penganiayaan dan perundungan ini juga telah mendapat perhatian serius dari lembaga perlindungan anak.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, Novrian, menyatakan pihaknya mendampingi korban KAAZ dan ibunya saat menjalani pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Mapolres Metro Bekasi Kota pada Senin (28/9/2026).

Pendampingan intensif ini mencakup pengawalan proses hukum sekaligus penguatan psikologis bagi korban.

“Jadi memang terakhir kami mendampingi pelapor dan orangtua pelapor kemarin. Kami dengan Polres Metro Bekasi Kota sinergi untuk melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), jadi kami BAP dari siang gitu, sampai malam, sampai jam 19.00 WIB melakukan BAP,” ungkap Novrian.

Selain mendampingi korban, KPAD Kota Bekasi berencana membangun koordinasi lintas instansi dengan Dinas Pendidikan guna merumuskan langkah-langkah preventif agar insiden kekerasan serupa tidak terulang kembali di lingkungan satuan pendidikan, khususnya sistem asrama.

Kepolisian Lakukan Penyelidikan dan Visum

Sementara itu, jajaran Polres Metro Bekasi Kota masih terus mengusut tuntas laporan kasus dugaan penganiayaan ini.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, mengonfirmasi bahwa laporan dari pihak korban telah diterima dan kini tengah berada dalam tahap penyidikan intensif.

Sebagai bagian dari prosedur pembuktian hukum, korban KAAZ juga telah menjalani pemeriksaan medis atau visum.

“Laporan telah diterima. Saat ini ditindaklanjuti penyelidikan, korban telah divisum. Langkah selanjutnya akan kami mintai keterangan para saksi,” pungkas Putu Kholis, Jumat (25/9/2026).

Kini, penanganan kasus berjalan melalui dua jalur utama: investigasi administratif dan klarifikasi etik oleh Disdik Kota Bekasi terhadap pihak boarding school, serta penegakan hukum secara pidana oleh pihak kepolisian.

Hasil dari rangkaian proses tersebut nantinya akan menjadi pijakan untuk menentukan langkah penyelesaian selanjutnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version