Bekasi  

Arus Tinggi di Jalan Layang MBZ pada Libur Isra Mikraj, Eksodus Warga Didominasi Ke Luar Jakarta

Bekasi - Ruas Jalan Jakarta - Cikampek penghubung Jalan Layang MBZ. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Ruas Jalan Jakarta - Cikampek penghubung Jalan Layang MBZ. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – Pergerakan kendaraan di Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) masih menunjukkan lonjakan signifikan pada hari H libur Isra Mikraj 2026, Jumat (16/1/2026).

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) mencatat mayoritas kendaraan bergerak meninggalkan Jakarta, menandai fase puncak mobilitas libur panjang.

Berdasarkan rekapitulasi volume kendaraan harian, 39.932 kendaraan tercatat keluar Jakarta melalui Jalan Layang MBZ, melonjak 89,11 persen dibandingkan kondisi normal yang berada pada 21.116 kendaraan.

Data ini memperlihatkan preferensi pengguna tol terhadap koridor yang menghubungkan Jakarta menuju kawasan timur, termasuk Cikampek dan lintasan awal menuju Trans Jawa.

Arus Balik Belum Signifikan

Sementara itu, arus menuju Jakarta belum menunjukkan perilaku balik. Volume kendaraan yang tercatat masuk Jakarta melalui jalur yang sama mencapai 27.330 kendaraan, naik 28,67 persen dari volume normal 21.240 kendaraan.

Proporsi peningkatan ini jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan yang keluar Jakarta, menandakan bahwa sebagian besar pengguna jalan masih berada dalam fase keberangkatan libur.

Jika dihitung secara total, 67.262 kendaraan melintas di Ruas MBZ pada Jumat tersebut, tumbuh 58,50 persen dari lalu lintas harian normal sebesar 42.356 kendaraan.

Peran Koridor Layang dalam Libur Panjang

Lonjakan ini menegaskan fungsi Jalan Layang MBZ sebagai bagian dari koridor utama mobilitas Jakarta ke arah timur, terutama dalam periode libur keagamaan dan akhir pekan panjang.

Jalur layang tersebut dipandang mengurai kepadatan pada jalur bawah Jalan Tol Jakarta–Cikampek serta mendorong distribusi arus kendaraan menuju jalur nasional di Jawa bagian barat hingga timur.

PT JJC menyebutkan bahwa pemantauan lalu lintas dilakukan secara intensif selama periode libur. Selain personel operasional, pengelola juga menyiagakan sistem layanan teknis untuk menangani gangguan kendaraan dan menjaga kelancaran arus.

Himbauan dan Faktor Cuaca

PT JJC juga mengingatkan pentingnya kesiapan pengguna jalan dalam menghadapi perubahan cuaca. Hujan yang kerap turun pada Januari dapat mempengaruhi jarak pandang, kondisi permukaan jalan, serta daya cengkeram ban, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Pengelola meminta pengguna jalan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan BBM dan daya listrik, serta merencanakan waktu istirahat.

“Fokus kami adalah menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan selama periode libur Isra Mikraj 2026,” demikian keterangan PT JJC.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Shyna S.V)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *