Bekasi  

Bekasi Ajukan Dukungan Modifikasi Cuaca ke BNPB untuk Tekan Risiko Banjir

Dodi menyebut sejumlah kawasan yang sempat terendam mulai menunjukkan penurunan debit air.

Kondisi banjir di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi hasil pemantauan udara, Kamis (6/3/2025).
Kondisi banjir di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi hasil pemantauan udara, Kamis (6/3/2025).

Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajukan dukungan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang masih berpotensi memicu banjir di wilayah setempat.

Usulan ini disampaikan seiring banjir yang melanda sejumlah kecamatan sejak awal pekan.

“Pemkab Bekasi memohon dukungan OMC mengingat BNPB telah melaksanakan OMC sejak 12 Januari 2026 di wilayah Banten, Tangerang, dan Jawa Barat,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, Selasa (20/1/2026).

Koordinasi Kebijakan Penanganan Banjir

Sebelumnya, rapat koordinasi penanganan banjir telah digelar antara BNPB, BPBD Kabupaten Bekasi, serta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi. Rapat membahas mitigasi jangka pendek dan penguatan infrastruktur pengendali banjir dalam jangka panjang.

Dodi menyebut sejumlah kawasan yang sempat terendam mulai menunjukkan penurunan debit air.

“Vila Mutiara Wanasari, Wanajaya, dan Cibitung sudah surut pagi ini,” ujarnya.

BPBD mencatat sebanyak 14.855 kepala keluarga masih terdampak banjir. Status penanganan saat ini masih dalam kategori siaga.

Normalisasi Sungai hingga Relokasi Warga

Menurut Dodi, pemerintah daerah sementara terus mengoptimalkan normalisasi sungai yang menjadi jalur utama aliran air.

Selain itu, Pemkab Bekasi berencana menyiapkan pola relokasi melalui pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) bagi warga yang bermukim di kawasan risiko tinggi.

“Rusunawa menjadi alternatif karena sejumlah area ini berulang kali menjadi titik genangan yang sulit diatasi hanya dengan infrastruktur teknis,” kata Dodi.

Dukungan Logistik dan Mobilisasi Lapangan

Selain permohonan dukungan OMC, BPBD Kabupaten Bekasi menyiagakan 70 unit perahu untuk menunjang mobilisasi warga, distribusi logistik, dan evakuasi terbatas.

Pemkab saat ini memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar di lokasi pengungsian, termasuk pendampingan kesehatan dan dukungan psikososial.

BNPB tercatat sudah tiga kali menggelar operasi modifikasi cuaca di wilayah Jawa Barat sejak awal Januari, terutama pada wilayah barat dan selatan. Pemkab Bekasi berharap dukungan serupa mampu menekan curah hujan lokal yang kerap memperparah banjir.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Syafira Y.M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *