# Go-Komunitas

Banyak Disalahgunakan, Pengrajin Ondel-ondel Ogah Layani Orderan Pengamen

Banyak Disalahgunakan, Pengrajin Ondel-ondel Ogah Layani Orderan Pengamen Pengrajin dari Sanggar Irma Irama Kota Bekasi, Dede Syahroni mengaku ogah menerima orderan perakitan Ondel-ondel bagi kalangan pengamen. Sebab, sejauh ini banyak disalahgunakan. Alasan Dede juga menolak orderan para pengamen Ondel-ondel jalanan lantaran demi mempertahankan nilai budaya betawi itu. "Saya sudah tidak melayani orderan untuk pembuatan ondel-ondel untuk mengamen,” katanya, Minggu (13/9/2020). Dede mengaku, sudah mengetahui adanya larangan pengamen ondel-ondel. Seperti yang ada di DKI Jakarta. "Kalau Jakarta sudah lama dilarang, kalau di Kota Bekasi saya belum tahu yah," ungkapnya. Sejauh ini, Dede hanya melayani perakitan Ondel-ondel khas Betawi untuk kalangan tertentu. Misalnya saja keperluan dari pemerintah daerah dan sebagainya yang ingin mengedepankan kultur budaya. "Biasanya kita dapat order dari instansi pemerintah atau perorangan yang membuat acara kebudayaan," kata dia. (YUN)
Ilustrasi penyelesaian proses perakitan ondel-ondel

Pengrajin dari Sanggar Irma Irama Kota Bekasi, Dede Syahroni mengaku ogah menerima orderan perakitan Ondel-ondel bagi kalangan pengamen. Sebab, sejauh ini banyak disalahgunakan.

Alasan Dede juga menolak orderan para pengamen Ondel-ondel jalanan lantaran demi mempertahankan nilai budaya betawi itu.

“Saya sudah tidak melayani orderan untuk pembuatan ondel-ondel untuk mengamen,” katanya, Minggu (13/9/2020).

Dede mengaku, sudah mengetahui adanya larangan pengamen ondel-ondel. Seperti yang ada di DKI Jakarta.

“Kalau Jakarta sudah lama dilarang, kalau di Kota Bekasi saya belum tahu yah,” ungkapnya.

Sejauh ini, Dede hanya melayani perakitan Ondel-ondel khas Betawi untuk kalangan tertentu. Misalnya saja keperluan dari pemerintah daerah dan sebagainya yang ingin mengedepankan kultur budaya.

“Biasanya kita dapat order dari instansi pemerintah atau perorangan yang membuat acara kebudayaan,” kata dia.

(YUN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top