# Go-News

Terjebak Portal Saat Melarikan Diri, Curanmor di Kranji Keluarkan Air Soft Gun Takuti Warga

Dua curanmor yang diamankan Polsek Bekasi Kota

Dua pencuri kendaraan bermotor gagal melarikan diri setelah aksinya terpergok oleh warga di Gang Tirta, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Kedua tersangka bernama Nosin (24) dan Daniel Muchtamar (27) terjebak portal lingkungan.

Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Armayni mengatakan aksi kriminal mereka terjadi pada 29 Juni 2020, belum lama ini. Saat terperangkap portal lingkungan, tersangka mengeluarkan senjata api air soft gun untuk menakuti warga.

“Lalu petugas kami mendapatkan aduan masyarakat dan terjun kesana untuk melakukan penangkapan. Warga tidak bisa menangkap hanya bisa mengepung karena pelaku dibekali senjata,” kata Armayni, Selasa (7/7/2020) kepada wartawan.

Ia menjelaskan, modus para tersangka dalam melancarkan aksinya memantau rumah calon korban yang memarkirkan kendaraannya di depan rumah. Dua tersangka berboncengan dengan mengendarai sepeda motor dan berkeliling untuk mencari sepeda motor yang akan dicuri.

“Honda Beat warna merah bernomor polisi B-4862-KRH  terparkir di halaman rumah warga, pelaku turun dan membongkar kunci ganda. Lalu pelaku mendorong motor curiannya, tetapi terpergok dan langsung menjatuhkan sepeda motor curian,” ujarnya.

Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa dua (2) unit sepeda motor, satu (1) pucuk air softgun hitam jenis Glock berikut magazin berisi 4 butir Gotri dan tabung gas CO2.

“Air soft gun ini dibawa oleh pelaku hanya untuk menakuti warga dan menurut keterangan tersangka didapatkan dari kawannya yang saat ini masih kita lakukan pendalaman,” imbuhnya.

Selain itu, satu buah gagah kunci letter T berikut 6 buah anak kunci letter T serta magnet lubang kunci dan satu buah kunci modifikasi untuk membuka kunci magnet pada motor turut disita sebagai barang bukti. Polisi masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya jaringan lainnya.

Kedua tersangka saat ini ditahan di Polsek Bekasi Kota. Para tersangka dijerat dengan pasal 365 KHUP ayat (1) dan (2) tentang oencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

(YUN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top