# Go-News

Update Corona 16 Juli Tembus 81.668, Indonesia Satu Strip Dibawah China

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)

Masyarakat terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia terus naik. Teranyar hari ini, Kamis (16/7/2020), posisi Indonesia satu strip dibawah China yakni, tembus hingga 81.668 orang secara akumulatif.

Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, menyampaikan dalam siarang langsung di televisi, penambahan masyarakat terkonfirmasi Covid-19 pada hari ini menyampai 1.574 orang. Sementara kasus suspek hingga saat ini mencapai 46.727 orang.

Dari data hari ini juga tercatat ada tambahan 76 orang meninggal. Sehingga total menjadi 3.873 jiwa meninggal dunia. Sementara pasien sembuh juga mengalami penambahan 1.295 orang hingga totalnya menjadi 40.345 orang.

“Kasus yang kami dapatkan pada akhir-akhir ini sangat signifikan terutama pada kelompok konfirmasi positif tanpa gejala, ini dimaknai bahwa bisa menurunkan angka hunian rumah sakit karena tak perlu dirawat, dan juga akan berkontribusi pada penurunan kasus meninggal, namun juga menjadi kewaspadaan bahwa mereka harus melakukan isolasi dengan ketat,” kata Achmad Yurianto, Kamis (16/7/2020).

Berdasarkan data www.worldometers.info/coronavirus/, kasus positif di Indonesia kini berada di posisi ke-26 dari total 215 negara di dunia yang sudah terinfeksi virus corona. Posisi Indonesia saat ini berada satu strip di bawah China, negara yang pertama kali terdeteksi virus corona itu berada di posisi 25.

Pada Kamis ini, China mencatatkan penambahan kasus sebanyak satu orang sehingga total kasus saat ini sebanyak 83.612 orang, lebih banyak 1.944 orang dengan Indonesia. Menilik parameter pemeriksaan covid-19, Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat juga masih terbilang rendah.

Sebab per 16 Juli 2020, baru melakukan pemeriksaan sebanyak 1,146,794 spesimen dari 669,811 orang (1 orang bisa tes lebih dari 1 kali). Artinya Indonesia baru bisa melakukan pemeriksaan 4.190 tes per 1 juta penduduk dari total 273.634.614 penduduk.

Indonesia bahkan kalah dari Pakistan, negara dengan populasi terbanyak kelima yang sudah melakukan pemeriksaan 1.652.183 spesimen atau 7.475 tes per 1 juta penduduk dari total 212.620.008 jumlah penduduknya.

Jika Indonesia tetap konstan menambahkan kasus dengan rata-rata seribu kasus per hari, bukan tidak mungkin Indonesia akan menyalip China dalam beberapa hari ke depan.

Sebagai informasi, hingga Rabu (15/7/2020) virus corona sudah menjangkiti 13.696.738 orang di 215 negara dengan jumlah kematian 586.885 jiwa, dan 8.155.561 orang dinyatakan sembuh.

(MYA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top