Bekasi  

Tegas! Begini Pernyataan Sikap Dua Ketua PK Partai Golkar Soal Klaim Ikhsan Nurdjamil

Pernyataan sikap protes mulai mencuat setelah Wakil Ketua PDK Kosgoro Kota Bekasi, Muhammad Ikhsan Nurdjamil mengklaim ada delapan Pengurus Kecamatan (PK) memberikan pernyataan sikap mosi tidak percaya terhadap Ketua DPD Partai Golkar, Rahmat Effendi.

Pernyataan sikap itu resmi diungkapkan langsung oleh Ketua PK Partai Golkar Jatiasih, Karya Ahmad. Disusul dengan pernyataan Ketua PK Medan Satria, Suryoharjo. Mereka meminta kepada Ikhsan untuk membuktikan secara gamblang pernyataan dari masing-masing PK.

“Karena sampai saat ini saya sendiri tidak memberikan pernyataan sikap seperti apa yang telah di ungkapkan Ikhsan di media. Ikhsan juga harus menunjukan bukti-bukti yang real terkait pernyataan ada 8 PK yang menyetujui mosi tidak percaya kepada Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, PK mana saja yang dia maksud itu, kata Karya, Jumat (7/8/2020) kepada gobekasi.id.

Ia juga menyesalkan pernyataan Ikhsan yang terkesan bangga dengan tertundanya Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar pada, Rabu (5/8/2020) lusa kemarin. Menurutnya, sebagai kader seharusnya bertanggung jawab dan memiliki semangat membangun Partai Golkar di Kota Bekasi.

“Ikhsan seharusnya dapat berpikir dan menunjukan sikap yang mendukung pelaksanaan Musda Partai Golkar, bukan malah bangga dengan adanya penundaan,” imbuhnya.

Sebab kata Karya, Ketua DPD Golkar Kota Bekasi Rahmat Effendi selalu menyampaikan perkembangan partai dan keberlangsungan partai kedepan, namun justru sejumlah pihak malah membalas dengan hal yang tidak menyenangkan.

“Sikap (Ikhsan) terhadap ketua DPD tersebut ibarat seperti pepatah ‘Duri dalam Daging’,” tuturnya.

Karya sendiri mempunyai pertimbangan normatif untuk mengambil sikap dalam menempuh mekanisme organisasi dalam pengambilan keputusan dan mendukung calon yang layak.

“Intinya bersih dan memiliki kapasitas sesuatu dengan persyaratan yang tertuang dalam aturan. Orang baik dicintai manusia, menyeru kebaikan dimusuhi manusia,” katanya.

Terpisah, Ketua PK Golkar Medan Satria, Suryoharjo juga menepis pernyataan Ikhsan. Sejauh ini, ia merasa tak pernah membubuhkan tanda tanganan mosi tidak percaya kepada Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi.

“Ikhsan sebagai Wakil Ketua PDK Kosgoro hanya mengada-ngada, pernyataan tersebut bahkan dapat dipastikan sebagai kebohongan publik dan menurut saya itu adalah kesalahan besar,” tegasnya.

Dengan pernyataan yang sama, ia meminta kepada Ikhsan untuk membuka tabir fakta yang terjadi dalam tubuh Golkar. Ia menyayangkan Ikhsan sebagai kader muda mengeluarkan pernyataan yang tidak benar ke pada publik.

“Karena menurut saya hal tersebut tidak memiliki dasar, seharusnya Ikhsan mampu memberikan solusi terbaik dengan pemikirannya dalam memecahkan permasalahan internal partai Golkar Kota Bekasi, bukan malah memperkeruh keadaan dan membuat berita-berita atau statement yang tidak berdasar, sikap tersebut mencerminkan Sumbu Pendek. Apa yang kami sampaikan atas nama Ketua PK Golkar Kota Bekasi tentunya memiliki dasar yang jelas terkait berkas penandatanganan mosi tidak percaya kepada Ketua DPD Golkar Kota Bekasi tersebut,” paparnya panjang lebar.

(MYA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *