Kota Bekasi — Dua pria berpakaian layaknya teknisi internet nekat membobol sebuah rumah mewah dua lantai di Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Minggu (9/11/2025) pagi.
Dalam aksinya, keduanya berhasil menggondol perhiasan emas dan jam tangan mewah dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, saat rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya bepergian ke luar kota.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), kedua pelaku datang mengendarai sepeda motor Yamaha NMax dan mengenakan seragam teknisi IndiHome lengkap dengan tas peralatan.
Aksi Lancar Tanpa Curiga
Warga sekitar semula tak menaruh curiga. Penampilan para pelaku yang rapi dan profesional membuat mereka dikira benar-benar petugas yang sedang memperbaiki jaringan internet.
“Yang diambil itu perhiasan sekitar 60 gram sama jam tangan. Awalnya mereka jebol pintu gerbang kecil, baru pintu dapur,” ujar Atim (59), petugas keamanan lingkungan, Rabu (12/11/2025).
Menurut Atim, pelaku diduga sudah memantau rumah korban sebelumnya. Aksi mereka berlangsung cepat—sekitar 30 menit—sebelum kabur meninggalkan lokasi.
“Karena pakai seragam IndiHome, orang enggak curiga. Padahal rumah itu lagi kosong,” tambahnya.
Usai kejadian, pengurus lingkungan memperketat penjagaan dan mengimbau warga agar melapor sebelum bepergian lama, sehingga rumah dapat dipantau petugas keamanan.
Kejadian Terungkap Saat Pemilik Pulang
Asisten rumah tangga korban, Tati (47), mengaku masih syok dengan kejadian tersebut. “Saya jadi takut, malamnya enggak bisa tidur. Majikan saya juga langsung lapor ke polisi,” ujarnya.
Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono, membenarkan laporan pencurian itu. Ia menjelaskan, kejadian diketahui setelah korban, Rika Dewi Yanti (37), pulang dari perjalanan bersama keluarga.
“Dari hasil pemeriksaan, diketahui korban meninggalkan rumah sekitar pukul 07.30 WIB dan kembali pukul 18.25 WIB. Saat tiba, korban melihat pintu dapur sudah terbuka dan kondisi kamar berantakan. Setelah dicek, perhiasan emas sekitar 50 gram dan dua jam tangan merek Fossil dan Parlene hilang,” kata Suparyono.
Polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi dan meminta keterangan beberapa saksi.
“Tim kami sudah memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti dari rekaman CCTV. Saat ini masih dalam penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku,” pungkasnya.
Modus Baru, Warga Diminta Waspada
Kejadian ini menambah daftar kasus pencurian dengan modus penyamaran di kawasan permukiman elite Bekasi. Dalam beberapa tahun terakhir, modus berpura-pura sebagai teknisi, kurir, atau petugas PLN menjadi pola baru kejahatan rumah kosong.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap orang tidak dikenal yang mengaku petugas layanan publik tanpa surat tugas resmi.
“Warga sebaiknya memastikan identitas petugas terlebih dahulu. Jika mencurigakan, segera laporkan ke pihak keamanan atau polisi,” kata Suparyono.
Kini, kasus pembobolan rumah berkedok teknisi internet di Jatiwaringin ini menjadi perhatian warga sekitar. Bagi mereka, seragam yang dulu melambangkan pelayanan, kini bisa menjadi kamuflase kejahatan yang nyaris sempurna.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












