Kota Bekasi — Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo memastikan pelaksanaan Operasi Lilin 2025/2026 berjalan lancar berkat sinergi kuat antara Polri dan PT Jasa Marga dalam pengelolaan lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Hal tersebut disampaikan Dedi saat melakukan kunjungan langsung ke Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), didampingi sejumlah perwira tinggi Polri, di antaranya Kakor Sabhara, Kakorlantas, Dirgakkum, dan Karopenmas Divhumas Polri.
“Kami melihat langsung secara real-time bagaimana operasional Command Center Jasa Marga. Ini menjadi wujud kolaborasi dan sinergi dalam pengambilan keputusan dan diskresi di lapangan,” kata Dedi, di JMTC, Jumat (2/1/2025)
Berdasarkan laporan yang diterimanya, Dedi menyebut kejadian menonjol selama Operasi Lilin hanya terjadi di awal pelaksanaan dan seluruhnya dapat ditangani dengan baik.
Data analisis Polri menunjukkan angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sekitar 6 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Yang lebih menggembirakan, angka fatalitas meninggal dunia juga turun signifikan, mencapai sekitar 28 persen,” ujarnya.
Dedi menilai penurunan tersebut merupakan hasil dari persiapan yang matang serta pemanfaatan data real-time dalam pengambilan keputusan pengaturan lalu lintas, termasuk penerapan rekayasa seperti contraflow hingga sistem satu arah (one way).
“Keputusan diskresi akan sangat efektif dan efisien jika didukung analisa data yang empiris dan real-time. Dengan begitu, potensi fatalitas di ruas jalan tol dapat diminimalkan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti peran Command Center Jasa Marga yang mampu memantau pergerakan kendaraan, kondisi cuaca, hingga kebutuhan pengguna jalan secara nasional, tidak hanya di Pulau Jawa, tetapi di seluruh Indonesia.
Menurut Dedi, sistem analisa berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan Jasa Marga menjadi salah satu inovasi penting dalam mendukung pengambilan keputusan cepat dan tepat di lapangan.
“Ini menjadi modal penting bagi kami untuk persiapan Operasi Ketupat mendatang, yang waktu persiapannya relatif singkat, sekitar satu bulan. Ke depan, pelayanan kepada masyarakat harus lebih maksimal lagi,” tuturnya.
Wakapolri menegaskan Polri bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mengawal arus balik Nataru hingga seluruh masyarakat kembali beraktivitas normal, termasuk pada 3 dan 4 Januari yang diprediksi masih terjadi peningkatan volume kendaraan.
“Terima kasih kepada rekan-rekan media yang terus menyampaikan informasi arus lalu lintas kepada masyarakat. Ini sangat membantu dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman,” pungkasnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Septian)













