Bekasi  

BPBD Bekasi Catat Sembilan Titik Banjir dan Satu Rumah Roboh

Kota Bekasi - BPBD Kota Bekasi saat meninjau banjir, Kamis (22/1/2026). Foto: Gobekasi.id.
BPBD Kota Bekasi saat meninjau banjir, Kamis (22/1/2026). Foto: Gobekasi.id.

Kota Bekasi — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sembilan titik banjir dan satu rumah roboh pada Kamis (22/1/2026), akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak dini hari. Tinggi genangan bervariasi antara 5 hingga 90 sentimeter.

Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, mengatakan banjir terpantau di empat kecamatan, yaitu Rawalumbu, Bekasi Utara, Jatiasih, dan Mustikajaya.

“Ada sembilan titik wilayah tergenang air dan satu titik rumah roboh yang terjadi hari ini,” ujar Idham saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).

BPBD mengaktifkan pemantauan cuaca serta melakukan peringatan dini berkaitan dengan curah hujan, tinggi muka air, dan lokasi rawan genangan. Tim Reaksi Cepat (TRC) diterjunkan untuk asesmen lapangan meliputi kondisi genangan, dampak terhadap rumah warga, serta kondisi sosial warga terdampak.

Upaya evakuasi diprioritaskan untuk kelompok rentan seperti lansia, balita, dan penyandang disabilitas. BPBD mengoperasikan perahu karet dan peralatan SAR lain sesuai kebutuhan di lapangan. Bantuan darurat mulai disalurkan, sementara pengumpulan data dampak masih berlangsung.

Koordinasi lintas sektor juga dilakukan dengan organisasi perangkat daerah (OPD), TNI/Polri, tenaga kesehatan, serta relawan. “Kesiapsiagaan lanjutan menghadapi potensi hujan susulan dan perkembangan situasi,” kata Idham.

Rumah roboh tercatat terjadi di wilayah Kaliabang Tengah, Bekasi Utara. Belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Berikut titik banjir yang didata BPBD:

• Perumahan Taman Narogong Indah — genangan 40–60 cm
• Perumahan Jatibening Permai — genangan 90 cm, pompa air aktif 2 unit
• Kaliabang Rorotan RT 001/006, Kel. Kali Abang Tengah, Bekasi Utara — satu rumah roboh
• Perumahan Mayang Pratama, Kel. Mustikasari, Mustikajaya — genangan ±5 cm
• Perumahan Pondok Hijau Permai, Jl. Cantik Tengah, Kel. Pengasinan, Rawalumbu — terendam
• Perumahan Dosen IKIP — genangan 70 cm
• Bulak Perwira 2 RT 005/007 — genangan 5–20 cm
• Perumahan Bumi Bekasi Baru Utara, Kel. Sepanjang Jaya, Rawalumbu — genangan 50–70 cm
• Kantor Kecamatan Bekasi Utara — genangan 10–30 cm

Kondisi Cuaca dan Ancaman Lanjutan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di wilayah Jabodetabek. Kota Bekasi menjadi salah satu wilayah dengan ancaman genangan karena padatnya permukiman dan keterbatasan sistem drainase.

Sementara itu, pemerintah kota menyiapkan langkah penanganan jangka pendek berupa normalisasi saluran, pembersihan sampah yang menghambat aliran, dan penyediaan posko bantuan sementara bagi warga terdampak.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi curah hujan susulan dalam beberapa hari ke depan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai dan daerah cekungan.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Syafira Y.M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *