Kabupaten Bekasi — Banjir setinggi seleher orang dewasa merendam permukiman warga di Bekasi Green Village dan Green Lavender, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (23/1/2026). Warga menyebut genangan mulai memasuki permukiman sejak dini hari.
Banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bekasi sejak Kamis malam. Kondisi diperparah jebolnya tanggul kali yang beberapa waktu lalu menyebabkan aliran air masuk lebih cepat ke permukiman.
Ridho, 33 tahun, salah satu warga Green Village, mengatakan air mulai naik sejak dini hari sebelum akhirnya menutup akses jalan dan rumah-rumah warga.
“Memang dari kemarin hujan lebat, ada genangan hingga banjir,” ujarnya.
Menurut Ridho, puncak kenaikan air terjadi menjelang pagi saat debit Kali CBL meningkat. “Nah pagi itu tinggi air, warga sudah menyelamatkan diri,” kata dia.
Ketinggian air bervariasi di setiap blok, namun warga menyebut beberapa titik mencapai seleher orang dewasa. Kondisi tersebut membuat sebagian warga terisolasi dan membutuhkan bantuan perahu karet untuk evakuasi.
Selain evakuasi, kebutuhan pasokan makanan juga menjadi perhatian. Warga menyebut pasokan logistik mulai menipis karena akses keluar masuk permukiman sulit dilakukan.
Hingga siang hari, warga masih menunggu bantuan dari pemerintah daerah dan relawan. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi belum merilis data resmi mengenai luas wilayah terdampak maupun jumlah warga yang terisolasi.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Zachra Mutiara Medina)












