Bekasi  

Pemkab Bekasi Ajak Dunia Usaha dan Warga Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir

Kabupaten Bekasi - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja. Foto: Ist
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja. Foto: Ist

Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk terlibat dalam penanganan korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi sejak pekan lalu.

Ajakan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 300.2/SE-10/BPBD/2026 tentang Himbauan Bantuan Logistik Kebutuhan Dasar Masyarakat di Wilayah Terdampak Bencana Banjir, yang diteken Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, pada 21 Januari 2026.

Asep menyebut banjir terjadi akibat peningkatan intensitas hujan yang disertai angin kencang. Kondisi tersebut memicu genangan di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi dan memaksa sebagian warga mengungsi.

“Sebagai langkah cepat penanganan, Pemkab Bekasi melalui BPBD serta perangkat daerah terkait telah melakukan kaji cepat hingga evakuasi warga terdampak, dan mengirimkan bantuan logistik untuk warga,” ujar Asep dalam surat edaran tersebut dikutip, Jumat (23/1/2026).

Data sementara Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat banjir berdampak pada 39 desa di 17 kecamatan. Total 14.855 jiwa terdampak bencana.

Dalam edaran itu, Asep menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak di luar pemerintah untuk memperkuat penanganan di lapangan. Pemerintah menilai dunia usaha dan organisasi sosial memiliki kapasitas logistik dan jaringan distribusi yang dapat membantu percepatan pemenuhan kebutuhan dasar warga.

“Dengan ini dimohon peran anggota klaster logistik serta masyarakat dan dunia usaha yang ada di Kabupaten Bekasi untuk berpartisipasi dalam penanganan penanggulangan bencana tersebut,” kata Asep.

Jenis bantuan yang dibutuhkan antara lain paket sembako, mie instan, air mineral, makanan siap saji, hygiene kit, family kit, alat kebersihan, selimut, matras, terpal, dan karung. Bantuan dapat disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi atau langsung ke pos pengungsian di wilayah terdampak.

Pemkab Bekasi juga membuka kanal koordinasi bantuan melalui dua kontak person: Ahmad Erlangga (0813-8101-5150) dan Abdul Rahman (0887-8813-722).

“Kami berharap ajakan ini menjadi gerakan bersama agar kebutuhan warga terdampak bisa segera terpenuhi. Kami sampaikan terima kasih atas kontribusi masyarakat dan dunia usaha atas kepeduliannya,” ujar Asep.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Shyna S.V)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *