Bekasi  

Sejoli Penelantaran Bayi di Apartemen Bekasi Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Ilustrasi borgol
Ilustrasi borgol

Kota Bekasi — Kepolisian Sektor Bekasi Selatan menangkap sepasang pria dan perempuan yang diduga meninggalkan bayi yang baru dilahirkan di sebuah unit apartemen di kawasan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Keduanya diamankan kurang dari 24 jam setelah bayi tersebut ditemukan.

“Sudah ditangkap dan secepatnya kami akan rilis,” kata Kapolsek Bekasi Selatan Komisaris Polisi Dedi Herdiana saat dihubungi, Selasa (10/2/2026).

Menurut Dedi, penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda di Jakarta. Seorang terduga pelaku ditangkap di kawasan Stasiun Angke, Tambora, Jakarta Barat.

Sementara satu lainnya diamankan di sebuah rumah kos di Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Keduanya kini ditahan di Polsek Bekasi Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ditemukan Petugas Kebersihan

Kasus ini terungkap setelah seorang petugas kebersihan apartemen menemukan bayi laki-laki tersebut pada Sabtu (7/2/2026), sekitar pukul 09.44 WIB.

Saat itu, petugas tengah menjalankan tugas rutin membersihkan unit apartemen.

Ketika memasuki salah satu kamar, ia mendapati seorang bayi tergeletak di atas kasur. Kondisi bayi masih terdapat darah dan ari-ari, menandakan baru saja dilahirkan.

“Ditemukan oleh petugas kebersihan saat mau membersihkan kamar. Bayi yang baru lahir dalam kondisi ada darahnya dan masih ada ari-arinya,” ujar Dedi.

Petugas kebersihan kemudian melaporkan temuan tersebut kepada pihak keamanan apartemen, yang selanjutnya meneruskan laporan ke Polsek Bekasi Selatan.

Motif Masih Didalami

Hingga kini kepolisian belum membeberkan motif di balik dugaan penelantaran tersebut.

Penyidik masih mendalami keterangan kedua terduga pelaku, termasuk hubungan keduanya serta kronologi persalinan hingga bayi itu ditinggalkan.

Belum dijelaskan pula kondisi terkini bayi setelah ditemukan. Polisi menyatakan akan menyampaikan detail perkara dalam konferensi pers dalam waktu dekat.

“Nanti kita rilis selengkapnya,” kata Dedi.

Kasus ini menambah daftar perkara penelantaran anak yang terjadi di kawasan perkotaan.

Dalam sejumlah kasus sebelumnya, faktor relasi di luar pernikahan, tekanan sosial, hingga persoalan ekonomi kerap menjadi latar belakang. Namun, penyelidikan masih berjalan untuk memastikan motif dan konstruksi hukumnya.

Polisi belum menyampaikan pasal yang akan disangkakan kepada kedua terduga pelaku.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Zachra Mutiara Medina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *