Kota Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi memutuskan mempercepat pemberlakuan tarif Bus Trans Bekasi Keren (Trans Beken) mulai 1 Maret 2026. Keputusan ini diambil menyusul aksi protes ratusan sopir angkutan kota yang menolak pengoperasian layanan transportasi massal tersebut.
Kesepakatan itu dicapai dalam dialog antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan perwakilan sopir angkot di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (12/2/2026).
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, mengatakan percepatan tarif menjadi salah satu poin utama hasil pertemuan.
“Dari hasil diskusi dan dialog dengan teman-teman Organda serta perwakilan angkutan kota tadi, beberapa hal kami sepakati bersama. Salah satunya tarif Trans Beken ini akan mulai diberlakukan pada tanggal 1 Maret 2026,” ujar Zeno kepada wartawan.
Sebelumnya, Pemkot berencana menggratiskan layanan Trans Beken selama satu bulan sejak peluncuran atau hingga setelah Idul Fitri. Kebijakan itu memicu kekhawatiran sopir angkot karena dinilai akan menggerus pendapatan mereka.
Trans Beken resmi diluncurkan pada 10 Februari 2026 dengan rute Terminal Induk Kota Bekasi–Harapan Indah pulang pergi. Dalam dialog tersebut, perwakilan angkot menyampaikan keberatan terkait operasional dan dampak layanan baru itu terhadap keberlangsungan usaha mereka.
Selain soal tarif, Dishub Kota Bekasi membuka ruang evaluasi terhadap 47 titik henti yang saat ini dilayani.
“Mengenai 47 titik henti, tentu tidak tertutup kemungkinan diadakan evaluasi. Karena evaluasi, ada atau tidak ada penyampaian aspirasi hari ini, tentu evaluasi tetap akan kami lakukan secara menerus,” kata Zeno.
Keputusan percepatan tarif ini berbeda dari pernyataan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sehari sebelumnya. Tri sempat menyatakan layanan akan digratiskan selama satu bulan.
“Gratis hanya satu bulan, sampai nanti setelah lebaran itu baru kita akan bayar secara normal,” ujar Tri pada Rabu (11/2/2026).
Tri menyebut tarif Trans Beken ditetapkan sebesar Rp 4.500 per perjalanan dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan daya beli masyarakat. Ia menilai tarif tersebut relatif lebih murah dibandingkan moda transportasi lain seperti ojek daring.
Secara teknis, Trans Beken melayani 47 titik henti pada lintasan pulang-pergi sepanjang 30,1 kilometer dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1 jam 5 menit.
Rute Terminal Bekasi menuju Harapan Indah mencakup 31 titik henti dengan jarak 18,7 kilometer dan estimasi waktu 41 menit. Sementara arah sebaliknya memiliki 16 titik henti dengan jarak 11,4 kilometer dan estimasi waktu 24 menit.
Adapun lintasan dari Terminal Bekasi menuju Harapan Indah meliputi Terminal Bekasi–Bulak Kapal–Jalan Chairil Anwar–Cut Mutia–Ahmad Yani–Sudirman–Sultan Agung–Harapan Indah. Sedangkan arah sebaliknya melintasi Jalan Sultan Agung–Pemkot Bekasi–Stasiun Bekasi–Lapangan Multiguna–Terminal Bekasi.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Syafira Y.M)












