Kota Bekasi – Komika asal Nusa Tenggara Timur, Obi Mesak Nubatonis, melontarkan kritik terbuka terhadap pelayanan publik di Kota Bekasi. Kritik itu ia sampaikan melalui video di akun Instagram pribadinya, @obimesak.nubatonis, yang diunggah pada Kamis (12/2/2026).
Dalam video tersebut, Obi menyoroti proses pengurusan dokumen ahli waris yang disebutnya berbelit. Ia mengisahkan seorang warga yang hendak mengurus administrasi setelah orang tuanya meninggal dunia, tetapi diminta terlebih dahulu membayar Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Menurut Obi, ketika warga tersebut mendatangi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, alih-alih mendapat solusi, ia justru diarahkan untuk mengurus melalui notaris. Situasi itu, kata dia, memunculkan pertanyaan tentang alur pelayanan dan sejauh mana peran instansi pemerintah dalam memberikan kemudahan administrasi.
“Mohon atensinya Wali Kota Bekasi, kang Dedi Mulyadi. Ini kacau Bekasi, birokrasi terlalu kacau. Masa ada orang bapaknya sudah meninggal, mau urus ahli waris tapi harus bayar dulu pajak BPHTB. Datang ke kantor Bapenda disuruh harus melalui notaris,” ujar Obi dalam video tersebut.
Ia juga mempertanyakan fungsi pelayanan di Bapenda serta menyinggung dugaan praktik yang dinilainya tidak transparan dalam proses administrasi. Obi mendesak pemerintah daerah segera melakukan pembenahan agar pelayanan publik berjalan lebih sederhana dan terbuka.
Dalam pernyataannya, ia menyebut nama Dedi Mulyadi dan Tri Adhianto, berharap keduanya memberi perhatian serius terhadap persoalan birokrasi di Bekasi.
“Tolong diberesin pak Dedi Mulyadi, Mas Tri sebagai wali kota. Tolonglah kota Anda kacau, tidak ada beres-beresnya Bekasi,” ucapnya.
Video itu kemudian beredar luas di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian menilai keluhan tersebut mencerminkan persoalan pelayanan publik yang kerap dikeluhkan masyarakat, sementara lainnya menunggu klarifikasi resmi dari pemerintah daerah.
Hingga laporan ini disusun, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Bekasi maupun instansi terkait mengenai kritik yang disampaikan Obi Mesak.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Shyna S.V)













