Kota Bekasi — Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur sejak pagi, Jumat (20/2/2026), memicu genangan di sedikitnya tujuh titik wilayah Kota Bekasi.
Laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat tinggi muka air (TMA) bervariasi antara 10 sentimeter hingga 110 sentimeter.
Hingga pukul 12.30 WIB, sebagian besar lokasi menunjukkan tren penurunan debit air. Namun, petugas gabungan masih melakukan monitoring dan penanganan di lapangan.
Jatibening Permai Tertinggi, 110 Cm
Genangan tertinggi tercatat di Perumahan Jatibening Permai, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede. Laporan awal pukul 08.00 WIB menunjukkan air mencapai ±110 cm.
Beruntung, pada pukul 12.15 WIB, ketinggian air dilaporkan surut menjadi sekitar ±15 cm. Penyedotan air oleh DBMSDA serta monitoring berkala menjadi langkah utama penanganan sebelum tim digeser ke titik lain yang lebih membutuhkan.
Kali Baru hingga Pejuang Masih Dimonitor
Di Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria, tepatnya RT 001, 007, dan 009 RW 03, genangan terjadi sejak pukul 07.36 WIB dengan ketinggian 10–40 cm. Status masih dalam pemantauan.
Perumahan Alamanda Indah RW 17, Kelurahan Pejuang, juga terdampak dengan ketinggian sekitar 50 cm. Sementara di Perumahan Pejuang Jaya RW 15, genangan sempat mencapai 20 cm dan berangsur surut dengan dukungan satu unit pompa aktif.
Di Komplek Dosen IKIP, Kelurahan Jati Kramat, Kecamatan Jati Asih, air setinggi ±60 cm terpantau sejak pukul 10.25 WIB. Koordinasi dilakukan bersama lurah dan Babinsa setempat. Hingga laporan terakhir, belum ada permintaan evakuasi.
27 Warga Mengungsi di Kampung Lebak
Kondisi lebih berat terjadi di Kampung Lebak. TMA di dataran atas mencapai ±50 cm, sedangkan di dataran bawah mencapai ±80 cm.
Sebanyak 27 jiwa terpaksa mengungsi ke Mushola Jamiatul Khoir, terdiri dari 15 orang dewasa, 10 balita dan 2 lansia.
Petugas masih melakukan pendataan dan pemantauan lanjutan di lokasi tersebut.
Sementara itu, di Kampung Lengkak, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, genangan mencapai ±50 cm.
Data pukul 11.28 WIB menunjukkan TMA Pintu Kali Lengkak berada di level 640, dan perkembangan muka air masih terus dimonitor.
Bendung Bekasi Siaga
Pada saat bersamaan, kondisi Bendung Bekasi per pukul 12.30 WIB berada pada status SIAGA dengan rincian:
- TMA: 18,10 meter dpl
- Limpasan: 550,663 m³/detik
- Q tersedia: 555,545 m³/detik
- Q Syphon: 19,901 m³/detik
- Peil outlet syphon: 68 cm
- Kondisi air: kecoklatan, tidak berbusa, tidak berbau
Cuaca: mendung tipis
Status siaga ini menjadi indikator bahwa kapasitas pengendalian air masih dalam batas aman, namun tetap memerlukan kewaspadaan tinggi jika curah hujan kembali meningkat.
Surut Bertahap, Kewaspadaan Tetap Dijaga
Secara umum, genangan di tujuh titik wilayah menunjukkan tren penurunan hingga siang hari. Pompanisasi dan monitoring lapangan masih terus dilakukan untuk memastikan air benar-benar surut dan tidak kembali naik.
Kondisi ini kembali menegaskan bahwa meski hujan tidak tergolong ekstrem, kombinasi drainase, limpasan, dan daya tampung sungai masih menjadi faktor krusial dalam pola banjir di Kota Bekasi.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












