Bekasi  

Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Pastikan Kesiapan Venue Olahraga

Persiapan Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi terus dikebut. Sejumlah venue sudah rampung, termasuk stadion bulu tangkis dan voli. Gedung olahraga 5 lantai masih terkendala anggaran.

Kota Bekasi - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menyampaikan pesan dalam agenda hitung mundur Porprov Jawa Barat 2026. Foto: Gobekasi.id.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menyampaikan pesan dalam agenda hitung mundur Porprov Jawa Barat 2026. Foto: Gobekasi.id.

Kota Bekasi — Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat 2026 (Porprov Jabar) terus dikebut Pemerintah Kota Bekasi. Sejumlah venue disebut telah rampung dan siap digunakan, sementara beberapa fasilitas lain masih dalam tahap pembangunan.

“Jadi hari ini bisa saya laporkan ya sudah kita siap dengan stadion yang barunya adalah stadion bulu tangkis, stadion bola voli, lapangan olahraga sepatu roda dan tahun ini kita siapkan bangunan untuk lapangan basket termasuk lapangan bola voli pasir,” ujar Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, Jumat (20/2/2026).

Venue Siap, Target Tuan Rumah Kompetitif

Beberapa venue yang telah rampung antara lain stadion bulu tangkis, stadion bola voli, serta lintasan sepatu roda. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi lokasi pertandingan sekaligus simbol keseriusan Kota Bekasi sebagai tuan rumah yang kompetitif.

Selain itu, pembangunan lapangan basket dan voli pasir juga tengah berjalan. Kedua cabang ini dinilai memiliki basis atlet dan komunitas yang cukup kuat di Bekasi, sehingga kesiapan fasilitas menjadi prioritas.

Secara strategis, keberadaan venue-venue baru ini bukan hanya untuk Porprov semata. Pemerintah berharap fasilitas tersebut dapat menjadi pusat pembinaan atlet jangka panjang.

Gedung Olahraga 5 Lantai: Ambisi dan Realitas Anggaran

Salah satu proyek yang paling disorot adalah pembangunan gedung olahraga lima lantai. Gedung ini dirancang untuk mengakomodasi cabang tenis indoor dan futsal indoor — dua cabang yang membutuhkan standar fasilitas tertutup.

Namun, Tri mengakui proyek tersebut masih bergantung pada kemampuan fiskal daerah. Anggaran yang tersedia saat ini baru sekitar Rp20 miliar, sehingga belum mencukupi untuk menyelesaikan seluruh konstruksi hingga lima lantai secara penuh.

“Tapi tentu melihat kondisi keuangan daerah yang ada. Karena uang yang kemudian disiapkan untuk pembangunan lima lantai itu baru sekitar 20 miliar. Jadi tidak selesai sampai lima lantai, tidak sampai selesai fungsinya,” jelasnya.

Pernyataan ini mencerminkan tantangan klasik pembangunan infrastruktur daerah: antara ambisi peningkatan fasilitas dan keterbatasan kapasitas anggaran.

Komitmen Tuntaskan Sebelum November 2026

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Tri menegaskan komitmen untuk menuntaskan pembangunan gedung olahraga tersebut demi menyukseskan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

“Tapi salah satu komitmennya adalah bahwa memang kita akan menyiapkan gedung lima lantai tersebut rampung,” pungkasnya.

Porprov bukan sekadar ajang kompetisi olahraga antar daerah di Jawa Barat. Bagi Kota Bekasi, ini adalah momentum menunjukkan kesiapan infrastruktur, kualitas pembinaan atlet, serta kapasitas sebagai kota penyangga ibu kota yang terus berbenah.

Jika seluruh target pembangunan dapat direalisasikan tepat waktu, Porprov 2026 bukan hanya menjadi panggung prestasi atlet, tetapi juga etalase kemajuan infrastruktur olahraga Kota Bekasi.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *