Bekasi  

Potongan Tarif Tol Picu Lonjakan Arus Mudik Trans Jawa hingga 56%

Kota Bekasi - Foto udara GT Cikampek H-7 Lebaran 2026. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Foto udara GT Cikampek H-7 Lebaran 2026. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – Strategi pemberian insentif berupa potongan tarif tol terbukti efektif mendorong mobilitas masyarakat lebih awal. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan signifikan arus kendaraan menuju arah Timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada periode H-10 hingga H-6 Lebaran 2026.

Tercatat sebanyak 228.239 kendaraan telah melintasi gerbang tol utama tersebut menuju arah Trans Jawa. Angka ini menunjukkan kenaikan tajam sebesar 56,36% dibandingkan volume lalu lintas normal yang berada di kisaran 145.969 kendaraan.

Diskon Tarif Tol: Hingga 46% untuk Pemudik

Peningkatan volume kendaraan ini bertepatan dengan pemberlakuan potongan tarif tol yang cukup besar untuk memecah kepadatan arus. Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar beban lalu lintas tidak menumpuk pada hari puncak.

  • GT Cikampek Utama ke GT Kalikangkung: Pengguna jalan mendapatkan potongan tarif 30% untuk perjalanan menerus yang berlaku sejak 15 Maret hingga 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.

  • Ruas Batang–Semarang: Khusus di ruas ini, total potongan tarif kumulatif dapat mencapai 46% berkat tambahan diskon dari PT Jasamarga Semarang Batang (JSB).

  • Program Reguler JSB: Selain diskon mudik, telah diberlakukan potongan tarif sekitar 23% untuk seluruh transaksi di Ruas Batang–Semarang sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026.

Kesiapan Infrastruktur di GT Cikampek Utama

Guna mengantisipasi antrean di gerbang tol, PT JTT mengoperasikan total 30 gardu transaksi. Pengaturan dilakukan secara situasional dengan rincian 18 gardu diprioritaskan untuk melayani kendaraan arah Trans Jawa dan 12 gardu untuk arah Jakarta. Hingga saat ini, kondisi lalu lintas di GT Cikampek Utama dilaporkan masih aman terkendali tanpa pemberlakuan rekayasa lalu lintas berat.

Pergerakan Kendaraan di Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur

Lonjakan arus mudik juga terpantau di berbagai titik strategis di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur:

  • GT Kalikangkung (Semarang): Arus masuk menuju Semarang melonjak hingga 122.196 kendaraan, naik 45,62% dari kondisi normal.

  • GT Banyumanik (Solo): Kendaraan arah Solo mencapai 147.703 unit, meningkat 22,78% dari biasanya.

  • GT Warugunung (Surabaya): Tercatat 111.021 kendaraan menuju Surabaya, naik sekitar 7,74%.

  • Penurunan Arus Balik: Sebaliknya, kendaraan dari wilayah Timur menuju Jakarta cenderung menurun, seperti di GT Cikampek Utama yang turun 5,85% dari lalu lintas normal.

Imbauan Keselamatan dan Persiapan

PT JTT mengingatkan pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan jauh. Pengguna jalan diimbau memastikan kecukupan saldo uang elektronik (e-toll) dan bahan bakar sebelum masuk tol, serta memastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima guna menghindari hambatan di jalur Trans Jawa.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *