Bekasi  

Satu Keluarga Asal Bekasi Tewas Tak Bersisa di Jalur Mudik

Bekasi - Sebuah mobil Toyota Calya yang ditumpangi satu keluarga pemudik asal Kabupaten Bekasi, menabrak bagian belakang bus Arga Mas di Tol Pejagan-Pemalang KM 290+700, wilayah Kabupaten Tegal, Kamis (19/3/2026) pagi. Foto: Ist
Sebuah mobil Toyota Calya yang ditumpangi satu keluarga pemudik asal Kabupaten Bekasi, menabrak bagian belakang bus Arga Mas di Tol Pejagan-Pemalang KM 290+700, wilayah Kabupaten Tegal, Kamis (19/3/2026) pagi. Foto: Ist

Kota Bekasi – Kabar duka yang menyayat hati menyelimuti warga Cibitung, Kabupaten Bekasi. Harapan satu keluarga untuk merayakan Lebaran di kampung halaman sirna seketika di KM 290 Jalur B Tol Pejagan–Pemalang, Kamis (19/3/2026).

Murel Arshaka Sachid, balita berusia 3 tahun yang sempat berjuang di ruang kritis RS Siaga Medika Pemalang, akhirnya mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 16.35 WIB. Murel menyusul ayah, ibu, dan kedua kakaknya yang telah lebih dulu berpulang dalam insiden maut tersebut.

Satu Keluarga ‘Habis’ dalam Sekejap

Kecelakaan tragis ini melibatkan sebuah mobil Toyota Calya yang menghantam bagian belakang Bus Agra Mas saat pemberlakuan sistem one way.

Benturan keras itu seketika merenggut nyawa Gunawan (42) – Sang Ayah, Devi Agustina (33) – Sang Ibu, Nafisah Maisaroh (11) – Anak Pertama, Narendra Dewan Gaozan (8) – Anak Kedua, Murel Arshaka Sachid (3) – Anak Bungsu.

Pihak RS Siaga Medika Pemalang melalui Humasnya, Indra Setiawan, mengonfirmasi bahwa total korban jiwa dari kecelakaan ini berjumlah lima orang.

“Seluruh korban yang merupakan satu keluarga kini telah meninggal dunia. Korban terakhir (Murel) meninggal sore tadi,” ujar Indra dalam keterangan resminya.

Koreksi Domisili: Warga Cibitung, Bukan Cikarang

Informasi awal yang menyebutkan korban berasal dari Cikarang kini telah dikoreksi. Keluarga malang ini diketahui berdomisili di Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Meski menetap di Bekasi, seluruh jenazah kini telah dipulangkan ke kampung halaman mereka di Desa Peron, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, untuk dimakamkan.

Kepulangan mereka ke Petarukan kali ini bukanlah untuk merayakan kemenangan Idul Fitri, melainkan untuk bersatu kembali dengan tanah kelahiran dalam balutan kain kafan.

Catatan Redaksi: Hantu Kelelahan dan Kecepatan di Jalur One Way

Tragedi ini menjadi “lampu merah” bagi jutaan pemudik asal Bekasi yang mulai memadati jalan tol. Jalur one way seringkali memicu pengendara untuk memacu kendaraan lebih kencang karena merasa jalur lebih luas, namun risiko tabrak belakang akibat kelelahan atau micro-sleep justru meningkat tajam.

Kecelakaan di KM 290 ini adalah pengingat berdarah bahwa keselamatan jauh lebih mahal daripada waktu tempuh. Satu keluarga asal Cibitung kini telah tiada, meninggalkan rumah kosong di Bekasi dan duka yang tak akan pernah kering bagi kerabat yang menanti di Pemalang.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *