Bekasi  

Kena Tipu Modus Link ‘Haji Kilat’, Tabungan Pedagang Pecel Lele di Bekasi Rp600 Juta Ludes

Korban yang baru mendaftar haji pada tahun 2023 tersebut sempat tergiur iming-iming bisa berangkat lebih awal tahun ini. Pelaku kemudian mengirimkan sebuah tautan (link) yang wajib diklik oleh korban.

Bekasi - Ilustrasi penipuan online
Ilustrasi penipuan online

Kota Bekasi – Nasib pilu menimpa sepasang suami istri pedagang pecel lele asal Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Niat suci untuk segera berangkat ke Tanah Suci justru berujung duka setelah uang tabungan ratusan juta rupiah milik mereka dikuras komplotan penipu.

Peristiwa bermula saat korban dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai petugas dari Kementerian Haji dan Umrah melalui pesan WhatsApp. Pelaku berdalih ingin membantu mempercepat keberangkatan haji korban dengan syarat melakukan pembaruan data KTP elektronik.

Korban yang baru mendaftar haji pada tahun 2023 tersebut sempat tergiur iming-iming bisa berangkat lebih awal tahun ini. Pelaku kemudian mengirimkan sebuah tautan (link) yang wajib diklik oleh korban.

“Setelah korban mengklik link yang dikirim, ponsel korban langsung mengalami gangguan dan tidak dapat digunakan,” ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bekasi, Rian Fauzi, Senin (13/4/2026).

Baca Juga: Menghitung Hari Menuju Tanah Suci: 4.405 Jamaah Haji Kota Bekasi Siap Bertolak 21 April

Saldo Rekening Dikuras Habis

Setelah menyadari ada yang tidak beres dengan ponselnya, korban segera mengecek saldo di beberapa rekening bank miliknya. Betapa terkejutnya mereka saat mendapati uang senilai Rp600 juta telah raib, hanya menyisakan saldo sekitar Rp400 ribu.

Diduga kuat, tautan yang dikirimkan pelaku adalah phishing atau malware yang mampu mengambil alih akses perbankan digital (m-banking) di ponsel korban.

Imbauan: Tidak Ada Percepatan Kuota

Menanggapi kasus ini, Rian Fauzi menegaskan bahwa informasi mengenai percepatan atau penambahan kuota haji tahun ini adalah hoaks.

“Kami pastikan tidak ada percepatan keberangkatan haji. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya,” tegas Rian.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *