Kota Bekasi – Gema takbir dan kerinduan akan Baitullah segera mewujud nyata bagi ribuan warga Kota Bekasi. Sebanyak 4.405 Calon Jamaah Haji dijadwalkan akan mulai memadati Asrama Haji Bekasi pada Selasa, 21 April 2026, menandai dimulainya fase pemberangkatan haji tahun ini.
Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bekasi mengonfirmasi bahwa seluruh infrastruktur pelayanan dan logistik telah memasuki tahap finalisasi untuk menyambut tamu-tamu Allah tersebut.
Kesiapan Teknis 99 Persen
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Bekasi, Rian Fauzi, menyatakan bahwa pihaknya telah bekerja ekstra untuk memastikan proses keberangkatan tahun ini berjalan tanpa kendala berarti.
“Untuk persiapan teknis, Alhamdulillah sudah mencapai 99 persen. Saat ini kami tinggal fokus pada tahap pelaksanaan di lapangan,” ungkap Rian, Senin (13/4/2026).
Transit Singkat: 12 Jam di Embarkasi
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mungkin memerlukan waktu transit lebih lama, tahun ini manajemen waktu di asrama haji dibuat lebih efisien. Kloter pertama yang masuk pada 21 April mendatang hanya akan singgah sementara.
“Para calon jamaah haji diberikan waktu selama 12 jam untuk beristirahat terlebih dahulu di asrama sebelum nantinya diterbangkan menuju Mekkah,” jelas Rian.
Baca Juga: 3.300 Calon Jemaah Haji Kabupaten Bekasi Mulai Disuntik Vaksin Meningitis & Polio
Waktu yang singkat ini dirancang agar fisik jamaah tetap terjaga namun proses birokrasi di embarkasi tetap terlaksana dengan cepat dan tepat.
Fasilitas dan Hak Jamaah di Asrama
Selama masa transit 12 jam tersebut, petugas akan melakukan distribusi terakhir perangkat wajib bagi jamaah, yang meliputi Kartu Identitas (ID Card) sebagai tanda pengenal resmi selama di Arab Saudi, gelang identitas yang merupakan atribut krusial untuk keamanan dan pelacakan jamaah.
Kemudian juga living cost–uang saku, dana tunai yang menjadi hak jamaah untuk keperluan selama di tanah suci.
Fokus pada Kenyamanan
Pihak Kemenag menegaskan bahwa fokus utama tahun ini adalah maksimalisasi layanan. Dengan ribuan jamaah yang berangkat, alur pergerakan dari asrama menuju bandara menjadi titik krusial yang telah disimulasikan agar tidak terjadi penumpukan atau keterlambatan.
Kini, ribuan jamaah asal Kota Bekasi tinggal menjaga kesehatan fisik dan kesiapan mental. Dengan persiapan yang diklaim hampir sempurna, diharapkan proses perjalanan ibadah rukun Islam kelima ini dapat berjalan dengan khusyuk dan lancar hingga kembali ke tanah air.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













