Site icon Go Bekasi

Jambret Berpedang di Cikarang Selatan Rampas Tas Berisi Uang dan Emas Rp50 Juta

Bekasi - Ilustrasi jambret

Ilustrasi jambret

Bekasi – Aksi penjambretan menimpa seorang pedagang perempuan di Perumahan Bumi Cikarang Makmur, Desa Sukadami, Cikarang Selatan. Peristiwa memprihatinkan tersebut terjadi pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat itu, korban bersama suaminya, Nurdin, baru saja menutup toko usaha mereka.

Ketika hendak menyeberang jalan, dua pria tak dikenal langsung memotong lajur berjalan korban. Pelaku yang berboncengan sepeda motor itu mendadak menarik tas milik korban secara paksa.

Korban Diancam Pedang dan Mengalami Luka

Korban sempat berusaha keras mempertahankan tas miliknya hingga terjadi aksi tarik-menarik. Namun, salah satu pelaku kemudian mengancam akan membacok korban menggunakan senjata tajam menyerupai pedang.

Karena terdesak dan ketakutan, korban akhirnya terpaksa melepaskan tas tersebut.

Suami korban, Nurdin, mengonfirmasi total kerugian harta benda milik istrinya pada Kamis (20/8/2026).

“Ya, hasil usaha warung biasanya itu sekitar Rp8 juta. Cuma di situ ada emas, itu dibawa semua. Kurang lebih kisaran Rp50 jutaan,” ujar Nurdin.

Selain kehilangan uang dan emas, korban mengalami luka memar di tangan akibat benturan saat memegang tas. Nurdin sempat mengejar kedua pelaku hingga ke area dekat toko material. Namun, para pelaku berhasil meloloskan diri dari kejaran.

“Sempat mengancam ngebacoknya. Tenaga perempuan kan beda, terus dia juga kaget posisinya,” ungkap Nurdin.

Ia juga menambahkan situasi sekitar sebenarnya cukup ramai. “Kondisi lingkungan lumayan ramai. Anak-anak kecil itu mereka bermain di pinggir. Selang kejadian itu, si penjambret sudah lolos dari kejaran saya,” katanya.

Penanganan Kasus oleh Polsek Cikarang Selatan

Setelah kejadian tersebut, Nurdin langsung melaporkan kasus perampasan ini ke Polsek Cikarang Selatan. Pihak keluarga juga menyerahkan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk membantu proses penyelidikan.

Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Erwin Setiawan, membenarkan penerimaan laporan dugaan penjambretan tersebut.

“Tadi malam korban sudah membuat laporan awal dan melengkapi dokumen barang bukti seperti KTP, nomor rekening bank dan lainnya yang hilang untuk kelengkapan LP,” ujar Erwin.

Saat ini, kepolisian terus menelusuri bukti rekaman kamera pengawas guna mengidentifikasi ciri-ciri para pelaku.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version