Sayembara Tangkap Pelaku Politik Uang di Pilkada Kabupaten Bekasi 2024

Foto Sejumlah Masyarakat deklarasi sayambara Politik Uang di Pilkada Kabupaten Bekasi 2024. (Ariesant/Radarbekasi)
Foto Sejumlah Masyarakat deklarasi sayambara Politik Uang di Pilkada Kabupaten Bekasi 2024. (Ariesant/Radarbekasi)

Koalisi Masyarakat Anti Politik Uang mengumumkan sayembara dengan hadiah uang tunai sebesar Rp10 juta bagi siapa saja yang dapat menangkap pelaku politik uang dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi 2024.

Sayembara ini bertujuan untuk mendorong peran aktif masyarakat dalam mengawasi dan memastikan bahwa proses demokrasi berjalan tanpa praktik politik uang.

Penggagas Koalisi Masyarakat Anti Politik Uang, Gunawan, menjelaskan bahwa hadiah ini akan diberikan kepada individu yang dapat melaporkan pelaku penyuapan dengan bukti yang lengkap dan jelas.

“Kami akan memberikan imbalan Rp10 juta kepada siapa pun yang bisa menangkap orang yang melakukan penyuapan terkait Pilkada, dengan bukti siapa penerimanya, siapa yang memberinya, barang buktinya, dan di mana kejadiannya. Harus ada peristiwa dan fakta-fakta hukum yang jelas,” ujarnya setelah deklarasi, Selasa (19/11/2024).

Gunawan menegaskan bahwa hadiah hanya akan diberikan jika pelaporan tersebut memenuhi persyaratan hukum dan diserahkan kepada aparat penegak hukum yang berwenang.

“Setelah memenuhi unsur oleh aparat hukum, di situlah kami akan memberikan hadiahnya,” tambahnya.

Sayembara ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap praktik politik uang, yang sering melibatkan berbagai pihak, termasuk penyelenggara Pemilu seperti KPU dan Bawaslu.

Dikutip dari Radarbekasi, Gunawan berharap masyarakat semakin peka dan terlibat aktif dalam mengawasi potensi praktik politik uang yang merusak proses demokrasi.

“Peran masyarakat sangat penting dalam mengawasi praktik penyuapan ini. Kita ingin Kabupaten Bekasi bebas dari politik uang, agar Pilkada dapat menghasilkan pemimpin yang benar-benar kompeten dan memiliki integritas,” terang Gunawan.

Gunawan juga menekankan bahwa pemimpin yang terpilih nanti haruslah orang yang bersih dari segala bentuk suap menyuap.

“Siapa pun yang terpilih nanti itu adalah bupati dan wakil bupati yang memiliki kompetensi dan integritas. Mereka harus bebas dari hal-hal yang berkaitan dengan suap menyuap,” lanjutnya.

Koalisi Masyarakat Anti Politik Uang, yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat, berharap Pilkada Kabupaten Bekasi 2024 dapat menghasilkan pemimpin yang dapat bekerja untuk kemajuan daerah dan menjunjung tinggi integritas.

“Kami ingin pemimpin yang transparan, memiliki kinerja yang baik, dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” tegas Gunawan.

Lebih jauh, Gunawan mengingatkan bahwa politik uang dapat merusak kehidupan bernegara dan bermasyarakat.

“Ini menyangkut masa depan generasi muda Kabupaten Bekasi. Kalau politik uang terus dipraktikkan, ini akan menjadi budaya yang buruk. Kami ingin generasi muda kita bisa bersaing dengan adil tanpa politik uang,” tandasnya.

Dengan adanya sayembara ini, Koalisi Masyarakat Anti Politik Uang berharap dapat menciptakan suasana Pilkada yang lebih bersih dan berintegritas, sehingga masyarakat Kabupaten Bekasi bisa memilih pemimpin yang terbaik untuk masa depan mereka.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *