Bekasi  

Wali Kota Bekasi Pastikan Stok Obat HIV/AIDS Aman, Kasus Baru Capai 321 hingga Juli 2025

Kota Bekasi - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat ditemui di Kantor DPRD Kota Bekasi, Jumat (15/8/2025). Foto: Septian/Gobekasi.id
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat ditemui di Kantor DPRD Kota Bekasi, Jumat (15/8/2025). Foto: Septian/Gobekasi.id

Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan stok obat bagi penderita HIV/AIDS di wilayahnya masih aman dan tersedia.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengobatan tetap berjalan sehingga penderita dapat menekan risiko penularan kepada lingkungan sekitar.

“Kita pastikan bahwa obat, agar mereka tidak menulari lingkungannya, harus dalam kondisi yang siap dan ada,” ujar Tri di Kantor Wali Kota Bekasi, Senin (15/9/2025).

Selain memastikan ketersediaan obat, Tri menekankan pentingnya gerakan gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS.

“Pencegahan bisa dimulai dari rumah, melalui pola hidup sehat dan literasi kesehatan. Peran tokoh agama serta masyarakat juga sangat penting dalam menyosialisasikan hal ini,” katanya.

Tri juga menyinggung tingginya risiko penularan yang berkaitan dengan perilaku berisiko, termasuk hubungan sesama jenis, yang perlu mendapat perhatian serius.

321 Kasus Baru HIV di Kota Bekasi

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bekasi, sepanjang Januari hingga Juli 2025 tercatat 321 kasus baru HIV. Angka tersebut ditemukan dari 50.583 orang yang melakukan pemeriksaan tes HIV.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi, Vevie Herawati, menyebut mayoritas kasus terjadi pada usia produktif.

“Dari 321 kasus baru, sebanyak 207 di antaranya ditemukan pada rentang usia produktif,” jelas Vevie.

Tren Kasus HIV di Kota Bekasi

  • 2022: 922 kasus baru dari 47.963 pemeriksaan.
  • 2023: 882 kasus baru dari 74.295 pemeriksaan.
  • 2024: 706 kasus baru dari 80.061 pemeriksaan.
  • 2025 (Januari–Juli): 321 kasus baru dari 50.583 pemeriksaan.

Meski jumlah kasus baru menunjukkan tren menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Bekasi menegaskan upaya pencegahan harus terus diperkuat.

Tri menegaskan komitmennya agar Bekasi tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga edukasi, pencegahan, dan penguatan peran masyarakat dalam menekan angka penyebaran HIV/AIDS.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *